KASUS PENGEROYOKAN AKTIVIS GALUGA MENGUAP?

by -8 views

Metropolitan – Nanang Hidayat, korban pemukulan pada Kamis (16/5) lalu, masih menunggu kepastian hukum yang dilakukan Polres Bogor. Bagaimana tidak, kejadian pe­mukulan terhadap dirinya yang dilakukan sejumlah oknum organisasi masyarakat tersebut dilakukan tepat depan kantor Kecamatan Cibungbulang dan di hadapan aparat kepolisian. Bahkan, kasus ini sempat viral di media sosial lantaran terekam handphone salah satu warga.

Berdasarkan pengakuan Nanang, pasca-pemukulan yang dialaminya hingga kini belum ada tindak lanjut dari kepoli­sian. “Sampai sekarang belum jelas bagaimana perkembangan­nya,” katanya. Ia menilai kepo­lisian terkesan lambat dalam mengungkap siapa dalang di balik pemukulan terhadap di­rinya.

“Kalau kemarin sih alasannya karena terbentur hari raya, makanya lambat. Tapi sampai sekarang belum juga terungkap. Jangan kan mengungkap, per­kembangannya saja saya tidak tahu,” bebernya. Pemukulan terhadap dirinya dinilai tindak melawan hukum yang cukup berat. Sebab, pengeroyokan yang diduga didalangi pengu­asa TPA Galuga dilakukan se­cara sistematis dan terstruktur. “Ini namanya pemukulan be­rencana. Saya harap kepolisian segera menyelesaikan kasus ini, jangan sampai laporan saya menguap begitu saja,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Ca­hyadi, masih belum mau mem­berikan keterangan mengenai lambannya kasus pemukulan yang dialami Nanang. Bahkan hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum juga memberikan keterangan. (ogi/c/yok/py)