Kemendikbud: TIK Mampu Bangun Pendidikan

by -2 views
TEKNOLOGI: Seorang guru memberikan materi pelajaran komputer di SDN Polisi 4 Kota Bogor. Kemendikbud terus meningkatkan kompetensi kepala sekolah di bidang TIK.

METROPOLITAN – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus meningkatkan kompetensi kepala sekolah di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom), Kemdikbud bekerja sama dengan Dharma Pertiwi (Persatuan Istri Prajurit Tentara Nasional Indonesia).

Selain kepala sekolah, pelatihan pemanfaatan TIK juga diberikan kepada guru yayasan di bawah naungan Dharma Pertiwi. “Pelatihan ini sangat penting seiring perkembangan teknologi,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi. Didik menuturkan, kehadiran teknologi komunikasi sangat penting untuk membangun pendidikan. TIK juga sangat membantu para kepala sekolah dan para guru dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). “Kalau dulu guru adalah raja, tetapi nanti rajanya selain guru ada TIK. Apalagi anak-anak semua membawa TIK, yakni gadget. Itu kan bisa menggantikan guru,” ungkapnya.

Oleh karena itu, menurut Didik, kehadiran rumah belajar dan tim edukasi yang berada di bawah Pustekom Kemendikbud harus betul-betul dimanfaatkan oleh para kepala sekolah dan guru. Kepala Pustekom, Kemendikbud Gogot Suharwoto menambahkan, TIK sangat bermanfaat untuk mengubah pendidikan. Tentu saja harus didukung guru yang memiliki kompetensi pemanfaatan TIK. “Kami berharap para pendidik TIK memiliki kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran. Ya, caranya dengan memanfaatkan rumah belajar dan TV Edukasi dan mengimplementasikan di lingkungan sekolahnya masing-masing,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, penguasaan TIK sangat membantu dalam pembelajaran di era milenial. Sebab, TIK menjanjikan kecepatan dan jangkuan yang lebih luas.“Dengan pelatihan pembuatan media pembelajaran sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi para kepala sekolah dan guru,” ujarnya. Nanny menambahkan, dengan pelatihan pemanfaatan TIK ini, diharapkan dapat membantu guru-guru menguasai TIK dan memberikan motivasi untuk terus memperdalam pengetahuan TIK-nya.

“Harapan kita anak-anak didik kita bisa bersaing dengan sekolah di luar negeri. Karena dengan TIK, pembelajaran semakin lebih jelas, menarik dan mudah dimengerti oleh para anak didik,” ungkapnya. (ind/feb/run)