Menunggumu sampai Mati

by -

Ini adalah kisah cinta nya­ta dua sejoli. Sebut saja Nisa Dan Aryo. Pada awalnya Nisa bisa ber­kenalan dengan Aryo melalui sebuah keja­dian yang tidak ter­duga. Motor yang di­kendarai Nisa tanpa sengaja menabrak mobil milik Aryo di jalan. Karena saat itu Nisa tidak memiliki uang, Nisa memberikan KTP pada Aryo sebagai ben­tuk pertanggung jawaban ke depannya atas kejadian tersebut.

Sejak saat itu, mereka saling kenal. Beberapa bulan ke­mudian mereka jadian. Aryo yang berasal dari keluarga kaya melihat Nisa memiliki potensi untuk jadi orang sukses. Maka dengan apa yang dimiliki, Aryo menunjukkan jalan pada Nisa dengan membangunkan sebuah bangunan. Bangu­nan tersebut sengaja dibuat untuk Nisa dalam memulai sebuah usaha.

Mereka saling membantu dalam memajukan usaha tersebut. Da­lam keadaan sesulit apapun mereka bisa melaluinya, saat itu. Sekedar tahu saja, Aryo yang saat itu memiliki banyak usaha, justru menga­lami penurunan dari waktu ke waktu. Bisa dikatakan bangkrut.

Hutang mulai menumpuk dan akhirnya satu persatu usaha yang dimiliki harus pindah tangan dengan berbagai macam persetujuan. Aryo mulai tidak bisa mengontrol diri, uru­san asmara sudah tidak lagi terpikirkan oleh dirinya. Dengan itu Nisa sebagai wanita yang sudah jadi takdir­nya lebih mengedepankan perasaan, merasa terabaikan.

Nisa terus berjuang untuk mengatasi masalah ini, termasuk membantu meringankan

beban Aryo dalam melunasi hutang-hutangnya. Se­kedar tahu, Aryo dan Nisa berbeda keyakinan se­hingga untuk melangkah lebih maju sedikit menga­lami kesulitan.

Bertahun-tahun lamanya Nisa berjuang untuk cinta mereka, akan tetapi Aryo yang sudah merasa berat dengan cobaan yang ada, menjadi tidak kontrol dan salah dalam membalas ketulusan Nisa. Entah karena apa, Usaha yang ditekuni Nisa juga mengalami penurunan hingga akhirnya harus pindah tangan juga karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.

Nisa seperti hanya mencintai tanpa dicintai. Segala hal sudah diberikan dan dikorbankan untuk orang yang dicintainya. Tapi di lain sisi, cara berpikir Aryo sudah sangat berbeda dengan Nisa.

Bahkan Aryo sudah pernah bicara sendiri pada Penulis kalau dirinya siap mati kapanpun jika keadaan seperti ini terus terjadi. Usaha yang dimiliki harus terus berjalan akan tetapi merugikan. Jika sampai dihentikan Justru akan semakin menghancurkan kehidupan Aryo.

8 tahun pacaran, akhirnya mereka harus berpisah. Aryo sudah tidak bisa lagi melanjutkan karena dirinya merasa tidak mampu untuk berjuang lagi. Dia berpikir jika sampai meni­kah dan punya anak, anak istrinya pasti menderita. Dia tidak pernah berpikir untuk menikah jika keadaan ini tidak berubah. Sementara Nisa, cintanya hanya untuk Aryo. Hatinya sudah tertutup untuk laki-laki lain. Sudah mencoba tapi pada akhirnya cinta tidak bisa dipaksa pada laki-laki lain.

Hingga sekarang, Nisa masih menunggu kesadaran Aryo untuk berjuang bersama untuk keluar dari masalah yang ada. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *