Nemu Botol Miras, Bupati Geram

by -19 views
SIDAK: Bupati Bogor Ade Yasin geram saat sidak menemukan botol miras di kantor Satpol PP.

METROPOLITAN – Sibuk bukan main para anggota Satpol PP pada Senin (10/6) pagi. Mereka tergesa-gesa merapikan pakaian yang dikenakannya hingga membersihkan halaman saat Bupati Bogor Ade Yasin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Markas Komando (Mako) Satpol PP.

Geram terlihat jelas di raut wajah Ade Yasin saat menemukan botol minuman keras (miras) yang sudah kosong di samping gedung satuan penegak peraturan daerah (perda) tersebut. “Ini (miras, red) harusnya masih terisi, bukannya kosong. Hasil sitaan razia ini bukan untuk dikonsumsi,” kesalnya saat sidak pagi kemarin.

Wanita yang akrab disapa AY itu mengaku sengaja menyambangi Mako Satpol PP lantaran mereka merupakan garda terdepan untuk Bumi Tegar Beriman dalam mengkatrol perda. “Saya sengaja hadir pertama kali di Mako Satpol PP karena Satpol PP itu penegak perda. Penegak perda tentunya harus baik dari yang lain. Karena Satpol PP wajahnya Kabupaten Bogor. Kalau penegak perdanya tidak ada wibawanya, bagaimana dengan yang lain?” sesalnya.

Tak hanya menyinggung hasil temuan miras tersebut, AY juga kecewa karena saat Hari Raya Idul Fitri tidak ada anggota Satpol PP yang berjaga di jalur mudik wisata Puncak Bogor untuk ikut serta mengatur lalin bersama Satlantas Polres Bogor. “Dari Gadog sampai Cisarua, saya tidak melihat petugas Satpol PP satupun di lapangan. Ini kenapa dan kalian ke mana?” tanya AY di depan ratusan Pol PP ini.

Menurutnya, lebih banyak anggota pramuka di jalur libur Lebaran. Ini ada apa? Ia mengaku kendati hari H Lebaran ia tetap stanby di tempat dan tidak ke mana-mana. Ia lakukan itu karena khawatir adanya panggilan mendadak dan kejadian mendadak. “Saya akan evaluasi. Satpol PP ini diseragami. Harus berwibawa. Mulai hari ini dan ke depan harus lebih baik. Mulai hari ini nggak boleh ada lagi yang nongkrong nggak jelas, tapi nongkrongnya menjaga situasi dan keamanan ketertiban. Kerja sama dengan polisi dan tentara untuk ikut mengamankan,” tegasnya.

Setelah sidak, sebanyak 235 anggota Satpol PP mengitu tes urine yang dipimpin langsung Kepala BNNK Bogor Budi Nugroho. Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan BNNK Bogor Kompol Supeno menuturkan, seluruh hasil tersebut negatif. “Alhamdulillah tidak ada yang terindikasi menggunakan narkotika. Adapun 52 orang (anggota Satpol PP, red) lainnya tidak ikut dalam tes urine atas alasan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Herdi menjelaskan, sebanyak 52 orang yang tidak ikut tes urine lantaran ada sebagian petugas yang baru saja lepas piket dan ada yang izin dengan keterangan sakit dan cuti. “Namun begitu, ke depan kami jadwalkan tes urine ini supaya semua dites,” paparnya.

Menyikapi perihal anggotanya yang tak ada di jalur libur Lebaran di Kawasan Puncak Bogor, Herdi mengaku seluruh anggota Pol PP sudah disebar di setiap kecamatan dan desa di Kabupaten Bogor. “Ya mereka ikut bekerja bersama babinsa dan bhabinkamtibmas untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) selama libur Lebaran di setiap wilayah desa,” jelasnya. (yos/c/mam/run)