Pohon Jubleg Berumur 100 Tahun Jadi Ikon Parung

by -

PARUNG – Nama Parung sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Bogor memang cukup dikenal. Tapi tidak banyak orang tahu salah satu ikon yang cukup melegenda bersamaan dengan nama wilayah tersebut. Bagi masyarakat Parung dan sekitarnya tentu sudah tidak aneh lagi jika mendengar nama sebuah pohon berukuran besar yang masyarakat sekitar menyebutnya Pohon Jubleg. “Kami menyebutnya pohon jubleg, abis kagak kemana-mana, dari dulu ngejubleg bae di mari (diam saja di sini, red),” ujar Samad (73), salah satu warga Parung dengan logat kebetawiannya

Pohon raksasa yang berada tepat di pertigaan antara arah Gunungsindur-Ciputat dan Kota Bogor ini masih tampak kokoh berdiri. Samad pun pun menceritakan, pohon tersebut sudah ada dan berukuran besar saat dirinya masih kecil. “Umur saya aja sekarang udah 73 tahun, pohon itu udah gede banget waktu itu. Seratus tahun lebih kali, sebab dah lama banget,” katanya.

Warga Parung lainnya Nurhasan (80) menuturkan, pohon tersebut dahulunya berada di tengah tengah-tengah Pasar Parung yang dulu dikenal dengan nama Pasar Senen. “Pasarnya cuma buka hari Senin saja. Sekarang pasarnya sudah pindah agak ke dalam, namanya juga sudah ganti jadi Pasar Parung,” terangnya.

Sampai sekarang, kata dia, tidak ada yang berani menebang pohon Jubleg karena mengandung siloka. Jika pohon tersebut ditebang, pertanda kehancuran wilayah Parung. “Kata orang tua dulu mah, kalau ditebang Parung bakal hancur,” katanya.

Benar atau tidak yang disampaikan Nurhasan hingga kini belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Namun hal itu sudah menjadi mitos yang berkembang di masyarakat sekitar. Dan yang pasti pohon Raksasa tersebut hinggi kini tetap bertahan dengan cengkraman akar yang kuat di titik pusat wilayah Parung. (khr/b/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *