Rekonsiliasi Di Jabar, Elite Politik Hingga Gubernur Harus Bergerak

by -5 views
ILUSTRASI: Jokowi dan Prabowo berpelukan usai debat kandidat, beberapa waktu lalu. Usai putusan MK, para elite politik hingga gubernur Jabar harus segera rekonsiliasi.

Rekonsiliasi atau pemulihan kembali persatuan masyarakat Indonesia usai terpolarisasi saat pemilu 2019 harus terlaksana di seluruh provinsi di Indonesia. Tak terkecuali di Jawa Barat (Jabar). Elite politik dari kubu Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf maupun Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi di Jabar harus segera melakukan silaturahmi politik untuk meredam tensi politik usai pemilihan presiden (pilpres) 2019 di Jabar.

METROPOLITAN – Pernyataan  tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Kajian Komunikasi Politik (LKKP) Jabar, Adiyana Slamet. Menurutnya, silaturahmi politik antara kedua kubu elite politik di Jabar bukan lagi untuk kepentingan politik Jokowi dan Prabowo Subianto. Namun, silaturahmi politik tersebut merupakan sebuah kepentingan dalam membangun Jabar lima tahun mendatang.

“Ya saya pikir kita tidak bisa menyangsikan bahwa Jabar satu provinsi terbesar. Polarisasi kemarin juga sangat terasa, yang kemudian saat ini harusnya elite politik yang ada di dua kubu ini melakukan silaturahmi politik untuk mau bagaimana. Lagi-lagi kepentingannya bukan lagi untuk Pak Prabowo maupun Pak Jokowi, tetapi kepentingannya untuk membangun Jabar ke depan,” kata Adiyana.

Selain itu, dirinya menilai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selaku pemangku kebijakan harus menginisiasi sekaligus memfasilitasi pertemuan atau rekonsiliasi dua kubu elite politik tersebut. Pasalnya, kebijakan Pemerintah Provinsi Jabar dalam lima tahun ke depan harus seirama atau sejalan dengan elite politik sekaligus wakil rakyat yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jabar.

“Apalagi misalnya hasil pileg kemarin, ini dimenangkan Gerindra, saya pikir ini harus diinisiasi Pak Ridwan Kamil untuk menyatukan kembali, atau coba mendorong silaturahmi politik semua parpol yang ada di parlemen Jabar ini untuk coba menginisiasi itu dan samasama membangun Jabar,” tandasnya. (rmol/fin/run)