METROPOLITAN – Bogor berusia 537 tahun. Tak sedikit para pahlawan berjasa mem­perjuangkan keberadaan tanah Bumi Pasundan. Kini nama mereka terpampang di batu nisan, tanda pernah ada dan hidup yang dulu kala berjuang mempertahankan wilayah dan kesejahteraan rakyat.

Tak hanya di makam umum biasa, banyak jenazah pahla­wan yang juga dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP). Salah satunya di lo­kasi TMP Pondokrajek Cibi­nong. Untuk itu, Selasa (11/6) pagi jajaran Muspida mela­kukan ziarah pascaenam hari lalu merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Tujuannya, mengenang jasa pahlawan yang gugur dan tengah diteruskan perjuangan saat ini oleh Muspida. Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, memim­pin ziarah ini bersama puluhan pejabat pemkab. Acara ini dia­wali dengan penghormatan dengan membacakan doa ber­sama kepada arwah pejuang.

Selain doa, mengheningkan cipta dilakukan untuk meng­ingat jasa pendahulu mereka. Setelah itu dilanjut dengan peletakan karangan bunga di Tugu TMP Pondokrajek. “Kami melanjutkan perjuangan pahla­wan. Semoga kami bisa istika­mah dan lebih baik dari pen­dahulu kami. Karena itu, per­juangan ini tak boleh disia-siakan begitu saja,” tuturnya.

Ia menjelaskan, doa bersama ini bertujuan untuk memoti­vasi dan membangkitkan se­mangat persatuan untuk me­majukan bangsa. “Selain itu, momen ini juga bisa menjadi wahana mempererat persa­tuan dan kesatuan sesama anak bangsa dan seluruh stakholder. Termasuk komponen daerah dalam mewujudkan suksesnya pembangunan, khususnya di Kabupaten Bogor,” tandasnya. (yos/c/yok/py)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here