Sekolah Favorit Ditinggal Pendaftaran

by -18 views
PENJELASAN: Petugas sekolah saat menjelaskan sistem pendaftaran PPDB kepada orang tua murid. PPDB tahun ini diberlakukan dengan sistem zonasi. FOTO:ISTIMEWA/METROPOLITAN

METROPOLITAN – Penerapan sistem zonasi rupanya membuat sejumlah sekolah favorit ditinggal pendaftar. SMP Negeri 1 Kota Bogor misalnya. Memasuki hari kedua PPDB Online, ternyata pendaftarnya tak sebanyak tahun lalu. Kepala SMP Negeri 1 Kota Bogor, Sri Sugiarti, mengatakan, setiap hari yang antre mendaftarkan diri ke SMP Negeri 1 tak lebih dari 40 orang. “Hari ini baru 40 orang yang mendaftar. Kemarin pun sama, pendaftar hanya 40 orang,” katanya.

Menurut Sri, menurunnya minat masyarakat untuk mendaftarkan diri ke SMP Negeri 1 Kota Bogor diduga akibat imbas sistem zonasi yang berlaku. Selain itu, ada juga dugaan para siswa di zonasi 1 SMP Negeri 1 takut mendaftarkan diri ke sini. “Ya bisa jadi karena mereka menilai pembelajaran di SMP Negeri 1 Kota Bogor cukup berat,” katanya. Sri menyatakan, nilai zonasi 100 untuk SMP Negeri 1 Kota Bogor itu banyak yang tidak terserap. “Iya tadi juga saya lihat ada siswa yang nilainya 38, tapi nilai zonasinya hanya 25. Sementara yang nilai zonasinya 100, tetapi nilainya hanya 22, bingung juga kita jadinya,” tegas Sri.

Sekretaris PPDB Online Disdik Kota Bogor, Jajang Koswara, membenarkan mengenai adanya ketimpangan pendaftaran PPDB ini. “Ternyata pendaftarannya tidak merata, ada sekolah yang “diserbu” pendaftar hingga panitianya kewalahan, tapi ada juga sekolah favorit yang justru pelayanannya santai karena pendaftarnya tidak begitu membeludak,” bebernya. Ia tak menampik bila kondisi ini dipicu pemberlakuan sistem zonasi. Walaupun ada pendaftar yang seharusnya masuk ke zonasi 1, karena takut anaknya tidak bisa mengikuti pembelajaran di sekolah tersebut dan terpaksa keluar zonasi lain.

“Kita tentu akan mengevaluasi sistem zonasi wilayah, terutama di zona tengah, di mana di zona tengah itu ada SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 7. Kita akan lihat bagaimana animo masyarakat di zona Bogor Tengah itu terhadap sekolah tersebut,” katanya. (ber/ ar/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *