STAF KELURAHAN PUSPANEGARA DITANGKAP POLISI

by -2 views

METROPOLITAN – Seorang staf Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, beri­nisial MD ditangkap polisi. Penang­kapan staf desa itu lantaran terlibat kasus ujaran kebencian atau hate speech.

“Iya benar. Jadi ada staf saya diekse­kusi berdasarkan keputusan penga­dilan 2016. Baru dieksekusi tahun ini,” ujar Camat Citeureup, Asep Mulyana.

Menurut Asep, kasus yang me­nimpa mantan sekretaris desa (sek­des) Gunungsari itu terjadi pada 2016. Namun eksekusi bedasarkan keputusan pengadilan baru dilaku­kan tahun ini.

Asep mengungkapkan, MD ber­tempat tinggal di wilayah Desa Gunungsari. Saat ini, ia menjadi staf di Kelurahan Puspanegara, Keca­matan Citeureup, Kabupaten Bogor. “Dulu sekretaris Gunungsari. Pindah bareng sama saya dan ditempatkan di Puspanegara,” ungkapnya.

Saat ditanyakan lebih dalam ter­kait kasus tersebut, Asep mengaku belum bisa memberikan informasi lebih jauh terkait jalannya kasus tersebut. Sebab, saat ini pihaknya masih dalam proses menangani la­poran terkait status kepegawaian MD. Ia juga belum mengetahui lebih jelas bagaimana kronologi kasus pelanggaran UU ITE yang menimpa stafnya itu. Hingga saat ini, Asep belum bertemu MD.

Namun, menurutnya, saat ini MD sudah diamankan di Lapas Pondo­krajeg, Kabupaten Bogor. “Saya juga belum tahu bagaimana kronologinya karena belum sempat bertemu. Tapi saat ini ya saya baru bisa mem­benarkan saja,” pungkas Asep. (gi/els/py)