Tergugah Berkah Ketidaktahuhan Warga

by -0 views

METROPOLITAN – Eddy Adhitya Saputra, seorang relawan sosial di Kabupaten Bogor. Lelaki yang akrab disapa Edo ini sudah menekuni bidang sosial sejak duduk di bangku SMP. Alasannya, hatinya tergugah atas ketidaktahuan warga mengenai pemanfaatan fasilitas yang diberikan pemerintah. Lantas seperti apa kiprahnya sebagai relawan? Berikut wawancaranya bersama Harian Metropolitan:

Sejak kapan Anda aktif sebagai relawan?

Aktif sejak duduk di bangku SMP. Saya senang mengadakan kegiatan sosial yang membantu warga tidak mampu. Saya juga aktif berkomunikasi dengan teman relawan lain untuk membantu warga. Hingga pada 2007, saya memutuskan bergabung dengan organisasi kepemudaan untuk menjadi relawan masyarakat hingga saat ini.

Apa yang mendasari Anda mau menjadi seorang relawan?

Saya melihat banyak masyarakat awam yang kesulitan mengakses program atau fasilitas yang diberikan pemerintah, baik dari dinas kesehatan, pendidikan hingga sosial. Sehingga hati saya tergugah membantu warga yang kurang beruntung di Kabupaten Bogor.

Selama menjadi relawan, hal seperti apa saja yang Anda temukan?

Pernah suatu waktu ada warga sakit yang tidak mempunyai identitas. Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya saya membawanya berobat. Di situ saya akui, saya juga tidak punya anggaran lebih sehingga saya harus menjaminkan identitas pribadi saya. Alhamdulillah langkah saya ini diberikan kemudahan. Kami berhasil membantu warga dengan membuatkannya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) hingga mendapatkan kartu BPJS yang bisa mengakomodasi biaya berobat.

Adakah pengalaman menarik lainnya?

Banyak suka duka yang saya rasakan. Seperti dukanya, pernah ada warga yang mau berobat pada tengah malam. Di situ kendaraan operasional kami sedang membawa pasien lainnya. Terpaksa kami membawa pasien ini dengan sepeda motor. Kalau sukanya, ketika membawa warga sakit ke rumah sakit dia sudah ditangani langsung tenaga medis. Di situlah baru ada rasa nyaman yang keluar dari lubuk hati saya. Sebab, perolongan pertama merupakan hal yang saya kedepankan.

Terakhir, harapan Anda seperti apa?

Harapan saya khususnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, di kepemimpinan yang baru ini, bupati dan wakil bupati bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus jaminan kesehatan. Dengan banyaknya birokrasi dalam mendapatkan jaminan kesehatan, hal itu malah membuat pusing masyarakat.(mul/c/rez/ py)