Tolong… Tolong… Adik Saya Ya Allah

by -67 views

Braakk… Suara benturan terdengar keras siang kemarin sekitar pukul 11:55 WIB di ruas Jalan Raya Kemang, tepatnya di depan RST Dompet Dhuafa. Jamaah Masjid Al Madinah, warga dan pengguna jalan, spontan mengerumuni jalan yang kerap dilalui truk-truk besar tersebut. Terlihat dua wanita dan seorang anak kecil tergolek lemah di tengah jalan beserta motor matik yang telah hancur.

METROPOLITAN – TAK lama berselang, suara tangis pecah dari seorang wanita berambut pirang. Ya, Dewi Tabari, pengendara Yamaha Fino F 4855 AW yang selamat dari kecelakaan maut truk trailer B 9124 UIV yang dikemudikan Ahmad Heatami (24), usai melindas motor dan tubuh Nabhan Zulfadli (4) dan Dede (16).

Setelah terpental dan terbangun dari kendaraannya, Dewi langsung memeluk dan mencoba membangunkan saudaranya yang berlumuran darah di bagian kepala. Namun nahas, nyawa Dede tidak tertolong. Ia meninggal dunia bersimbah darah dengan kondisi mengenaskan. “Tolong, tolong, adik saya. Ya Allah,” pekik Dewi sembari meneteskan air matanya.

Bukan hanya Dede, nyawa keponakan Dewi, Nabhan Zulfadli, juga tidak dapat diselamatkan. Mereka meninggal dunia seketika di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dua jenazah tersebut langsung dibawa ke RST Dompet Dhuafa, termasuk Dewi untuk diberi pertolongan pertama. Berselang dua jam, kedua jenazah itu dijemput pihak keluarga untuk dimakamkan di Desa Jabon, Parung, Bogor.

Seorang saksi, Aribowo (42), mengatakan bahwa kejadian siang itu menyita perhatian khalayak luas. Awal kejadian, Bowo mengaku hendak pergi salat ke Masjid Al Madinah, tiba-tiba terdengar suara seperti benturan. Ia pun bersama jamaah lainnya langsung mencari sumber suara tersebut. “Dua wanita dan satu anak sudah terkapar di tengah jalan, lalu kita tolong wanita yang masih sadar,” papar lelaki yang juga marcom RST Dompet Dhuafa kepada Metropolitan.

Bowo mengatakan, kedua korban meninggal itu dibawa ke RST Dompet Dhuafa untuk pembersihan. ”Ya sekitar pukul 14:30 WIB kedua jenazah dijemput pihak keluarga untuk disemayamkan,” tuturnya. Ia menceritakan ketiga korban awalnya hendak membeli pulsa di persimpangan Jampang dari arah Jabon menuju Bogor. Namun saat hendak balik dari arah Bogor menuju Jabon setelah dari konter pulsa, motor yang dikendarainya oleng hingga terjatuh lantaran ada kendaraan lain yang hendak memutar arah di depan RST Dompet Dhuafa. ”Jarak motor dan truk trailer nggak begitu jauh.

Akhirnya terjadi peristiwa ini. Ini informasi tambahan juga dari warga. Karena pasca-kejadian saya juga ikut mengangkat korban meninggal ke RST,” katanya. Kecelakaan serupa juga pernah terjadi pada 2018 lalu. Hari ini enam hari setelah Lebaran, sedangkan tahun kemarin empat hari setelah Lebaran. ”Kejadiannya sama-sama memakan korban jiwa,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Laka Lantas Polres Bogor Pospol Pondokudik langsung melakukan olah TKP serta mengamankan truk trailer di Unit Laka Lantas Pondokudik Kemang. Begitu juga dengan pengendara truk yang langsung dimintai keterangan. Aipda Wardi menuturkan, ketiga korban terpental dari sepeda motor yang dikendarainya. Namun nahas dua korban meninggal di TKP karena tertabrak dari arah yang bersamaan oleh truk trailer. ”Jenazah langsung dijemput keluarga untuk dimakamkan, sedangkan truk dan motor diamankan di Pospol Laka Lantas Pondokudik,” tandasnya. Sementara itu, keluarga korban tidak berkomentar saat hendak dimintai keterangan. “Nanti ya, Mas, kami masih berduka,” singkatnya. (yos/c/mam/run)