WARGA GAGALKAN PENCURIAN 6 KERBAU

by -8 views

LEUWILIANG – Aksi pencurian enam ekor kerbau milik warga Kam­pung Ciantenherang, RT 03/09, Desa Sukasari, Kecamatan Leuwiliang, Pe­pen bin Maman (39), berhasil diga­galkan warga. Pencurian itu terjadi pada Selasa (11/6) dini hari sekitar pukul 02:00 WIB.

Tak ingin jadi bulan-bulanan warga karena ketahuan mencuri hewan ter­nak, keempat pencuri itu mening­galkan enam ekor kerbau dan satu unit truk bernomor polisi F 8131 AQ di perkebunan karet. Truk tersebut diduga akan membawa hasil curian mereka.

Pjs Desa Purwasari, Endang, men­gatakan, pencurian kerbau di Desa Purwasari baru pertama kali terjadi. Namun aksi pencurian kerbau terse­but terlanjur ketahuan warga. ”Enam ekor kerbau dan truk dengan kondisi mesin masih menyala ditinggalkan para pencuri. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Leuwiliang,” ujar Endang.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Leuwiliang, Iptu Asep Jamiat, menje­laskan, ketika korban sedang tidur di rumahnya sekitar pukul 03:00 WIB, Andri memberitahu bahwa kerbau miliknya mau dicuri. Saat dicek ter­nyata keenam ekor kerbaunya sudah tidak ada di kandangnya. Bersama warga lainnya, ia mencari kerbau ter­sebut ke perkebunan teh. ”Setelah kerbau ditemukan warga berupaya mencari pelaku. Tapi pelaku sudah melarikan diri dengan meninggalkan satu unit truk,” kata Asep.

Menurut saksi Andri, pelakunya berjumlah empat laki-laki dewasa. Tiga orang berpostur tinggi besar dan satu orang berpostur kecil. Mereka langsung melarikan diri. Ketika itu, saksi melihat pelaku berjarak cukup jauh dengan penerangan yang kurang jelas. ”Truk yang bakal digunakan untuk membawa hewan curian sudah diamankan warga. Sedangkan keenam kerbau dikembalikan ke pemiliknya,” pungkasnya. (ads/c/els/py)