Bappeda Garap Kajian Park and Ride Bubulak

by -27 views
PROGRAM: Inilah Terminal Bubulak yang berlokasi di Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor. Rencananya terminal ini bakal dijadikan sebagai fasilitas Park and Ride.

METROPOLITAN – Wacana menyulap Terminal Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, menjadi fasilitas Park and Ride mulai digarap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bareng Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai pemberi dana bantuan.

Pasca meninjau lokasi, kini kajian untuk menata kawasan di perbatasan kota-kabupaten Bogor ini menjadi tanggung jawab Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Agus Supriyanto, mengatakan, perencanaan untuk menata Terminal Bubulak kini menjadi garapan Bappeda di sisa 2019 ini untuk membuat kajian kawasan dan pradesain.

”Sebelumnya (Pemprov DKI Jakarta) sudah ke lapangan. Nah, beberapa waktu lalu sudah ekspos proposal untuk dievaluasi lanjut. Tahun sekarang kegiatan Kajian Kawasan dan Pra Disain ada di bidang fisik Bappeda,” katanya.

Ia menambahkan, Terminal Bubulak diketahui mempunyai luas 14.240 m persegi dan termasuk tipe C dengan pengelolaan di Pemkot Bogor. Jika nantinya menjadi fasilitas park and ride, maka akan membatasi kendaraan yang masuk ke Kota Bogor dari perbatasan.

”Kajiannya belum dimulai. Rencananya bulan ini akan dimulai,” ungkap Kepala Subbidang Perencanaan Tata Lingkungan Hidup pada Bappeda Kota Bogor, Naufal Isnaeni.

Kajian tersebut bakal melihat berbagai aspek secara detail, dengan dimulai merampungkan aspek pradesain konsep Park and Ride Bubulak, melihat rencana tata ruang Kota Bogor dan mengadaptasikannya.

”Membuat pra desain Park and Ride Bubulak. Tapi terintegrasi dengan transfer poin angkutan umum dan fasilitas penunjang di sekitarnya,” jelasnya.

Untuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)-nya sendiri, Terminal Bubulak masuk dalam Kawasan Pusat Wilayah (KWP) B. Dalam RTRW, wilayah pengembangan Bogor ada lima tipe, yakni A, B, C, D dan E sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2011 di JDIH Kota Bogor.

”Rencana Daerah Tata Ruang (RDTR) WP B di Bogor Barat ditujukan untuk mewujudkan kawasan pengembangan terbatas dan kawasan terintegrasi dengan kabupaten yang berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Naufal menambahkan, kajian juga bakal merinci berapa kapasitas kendaraan yang nantinya akan masuk ke fasilitas Park and Ride ini. ”Itu masuk kajian juga tapi belum ada perkiraan rincian jumlahnya. Kan baru mau dimulai (kajiannya),” pungkasnya. (ryn/c/yok/py)