Barang Bukti Kasus ‘Ikan Asin’ Hilang Dari Rumah Rey Utami di Sentul

by -775 views

METROPOLITAN.id – Polisi telah melakukan penggeledahan di rumah tersangka kasus ‘ikan asin’ Rey Utami dan Pablo Benua di kawasan Sentul, Bogor, Kamis (11/7) pagi. Namun, di lokasi tersebut polisi tidak menemukan barang bukti yang digunakan untuk merekam video. Akibatnya, polisi menangkap keduanya.

“Kenapa kita lakukan penangkapan karena itu menghilangkan barang bukti,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Kamis (11/7/).

Menurutnya, saat melakukan penggeledahan, hampir semuanya sudah kosong.

“Artinya seperti yang digunakan untuk melakukan perekaman, ada beberapa kamera, flashdisk itu sudah tidak ada semua di sana. Dan kemudian setelah itu penyidik juga masih melakukan penggeledahan di sana,” terangnya.

Namun, saat ditanya soal hilangnya barang bukti, Rey Utami mengaku telah kehilangan kamera yang dipakai untuk merekam video ikan asin tersebut. Rey malah melaporkan manajernya atas kehilangan tersebut. Namun ketika polisi menanyakan soal alamat dan nomor telpon manajernya, Rey tidak memberikannya.

“Tapi setelah kita tanyakan tentang manajernya itu, alamatnya di mana, dia tidak memberikan. Nomor teleponnya berapa, juga enggak memberikan. Makanya akan kita lakukan penyidikan itu. Walau laporan tetap kita cek di situ,” ungkap Argo.

Sebelumnya, kepolisian menetapkan Rey Utami, Pablo Benua dan Galih Ginanjar sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik melalui ITE. Rey Utami dan Pablo Benua menjalani pemeriksaan terkait kasus ‘ikan asin’ sejak Rabu (10/7). Sebelumnya pihak berwajib menyebut terlapor memang berpotensi menjadi tersangka.

Seperti diketahui, Fairuz A Rafiq melaporkan Galih Ginanjar ke Polda Metro Jaya. Laporan terkait penghinaan yang dilakukan mantan suaminya itu yang menyebut bagian tubuhnya berbau ikan asin.

Pernyataan itu dilontarkan Galih Ginanjar dalam vlog milik akun YouTube Rey Utami dan Pablo Benua. Sehingga Fairuz A Rafiq turut melaporkan pasangan suami istri tersebut. (kmp/fin)