Bikin Sibuk Juku Eja

by -

MAKASSAR, Jawa Pos – PSM Makassar bakal menjadi tim yang paling sibuk pada pekan-pekan mendatang. Itu konsekuensi atas penundaan laga leg kedua final Piala Indonesia 2018. PSSI kemarin (29/7) memang sudah memutuskan bahwa laga tunda leg kedua final Piala Indonesia yang mempertemukan PSM Makassar dengan Persija Jakarta akan digelar pada Selasa (6/8). Venue-nya tetap Stadion Andi Mattalatta, Makassar.

”Kami yakin panpel lokal PSM dapat menyelenggarakan laga sesuai dengan standar organisasi pertandingan yang telah ditetapkan,” kata Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria. Dampak penundaan tersebut, laga PSM menjamu Persipura Jayapura di Liga 1 2019 harus di tunda. Sebab, jadwalnya berbarengan dengan final leg II Piala Indonesia (6/8).

Artinya, PSM bakal menjalani musim yang sangat padat di Liga 1. Total, ada lima laga tunda yang belum dilakoni PSM. Laga yang tertunda itu demikian banyak karena sebelumnya PSM juga harus berjuang di ajang AFC Cup 2019. Hal tersebut membuat PSM baru melakoni enam laga dari sebelas pekan Liga 1 yang telah bergulir. Mereka menjadi tim dengan jumlah laga paling sedikit di Liga 1. Konsekuensinya, Juku Eja (julukan PSM) akan menjadi tim paling sibuk seusai final Piala Indonesia.

Bahkan, sore ini mereka di jadwalkan bertolak ke Bali. Juku Eja akan menghadapi Bali United di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, pada Kamis (1/8). Karena jadwal mepet, pelatih Darije Kalezic akan melakukan rotasi. Gelandang andalan dan kapten tim Wiljan Pluim bakal diistirahatkan.

”Kondisinya sudah bagus. Tapi, dia kami persiapkan untuk melawan Persija. Istirahat akan bagus buat dia (Pluim),” jelas pelatih asal Swiss itu. Kalezic tak menampik bahwa penundaan jadwal final cukup mengganggu persiapan timnya. Tapi, dia meminta anak asuh nya fokus ke Liga 1 dulu. ”Anak-anak sudah siap untuk menghadapi Bali United,” tegasnya.

Bukan hanya PSM, Persija juga bakal menghadapi jadwal super sibuk seusai final kedua Piala Indonesia. Maklum, Persija baru melakoni tujuh laga di Liga 1 2019. Bahkan, setelah meninggalkan Makassar, tim berjuluk Macan Kemayoran itu langsung fokus menjamu Arema FC pada Sabtu (3/8).

Meski sempat diteror, kubu Persija tetap siap menyongsong laga tunda leg II final Piala Indonesia. Pelatih Persija Julio Banuelos meminta anak asuhnya melupakan kejadian yang telah lalu. ”Kami tidak ingin membahas (kerusuhan, Red) itu lagi.

Fokus saya adalah mempersiapkan tim,” tutur pelatih asal Spanyol tersebut. Di sisi lain, manajemen Juku Eja meminta suporter bersikap lebih dewasa. Hal itu disampaikan CEO PSM Munafri Arifuddin. ”Apalagi, keputusan baru itu sesuai dengan permintaan kami. Yakni, leg kedua yang tertunda harus tetap berlangsung di Makassar,” ucapnya. (gus/c9/bas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *