Dukung Pendidikan Karakter Siswa lewat Cukur Gratis

by -9 views

Mesin cukur dan sisir sudah di tangan pencukur rambut. Di Kampung Rambay, RT 3/6, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, sejumlah bocah duduk berjajar di kursi sambil mengenakan penutup pakaian. Ya, siang itu mereka mengikuti program cukur rambut gratis khusus pelajar yang digagas anggota DPRD Kota Bogor terpilih, Ahmad Saeful Bakhri.

MESKI belum resmi dilantik, tak menghalangi Saeful dekat dengan warga. Setelah terpilih dalam Pe­milihan Legislatif tingkat DPRD Kota Bogor, Saeful terus meman­faatkan waktunya untuk konsoli­dasi bersama relawannya. Termasuk dengan Perhimpunan Sadulur alias Saeful Dukung Lur yang selama ini sudah mem­bantunya meraih suara di Dapil Bogor Utara. “Alhamdulillah, relawan saya di delapan kelurahan terus bergerak untuk berkontri­busi bagi warga Bogor,” ung­kap Saeful. Menurut dia, program cukur rambut gra­tis ini merupakan bagian dari Sadulur Sobat Pelajar. Program ini muncul berkat inisiatif relawannya. “Saya bersyukur karena punya tim yang solid dan mendukung saya,” tuturnya.­

Tak hanya itu, Saeful menga­ku pihaknya juga memiliki lima layanan program hijau yang akan jadi prioritas se­lama lima tahun ke depan. “Sejak 2014 kami sudah men­jalankannya. Lima program hijau ini mencakup persoa­lan kesehatan, pendidikan, hukum-sosial, ekonomi dan agama,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Program Sadulur Sobat Pelajar, Resha Melania, mengatakan, kegiatan ini telah dilakukan di delapan kelurahan. “Setiap kelurahan itu ada seratus siswa yang kami berikan program cukur rambut gratis,” ungkapnya.

Bila ditotal, sambung dia, sedikitnya ada 800 siswa yang ditangani Perhimpunan Sa­dulur dalam program ini. “Kebetulan tukang cukurnya adalah relawan Perhimpunan Sadulur juga. Jadi, memang kami ingin bisa lebih ber­kontribusi pada masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap melalui pro­gram ini pihaknya bisa ikut mendukung program pe­merintah dalam membentuk karakter siswa. “Kami ber­harap ikut berperan aktif dalam pembentukan pen­didikan karakter bagi pela­jar di Kota Bogor,” tandasnya.(*/feb/py)