Harga Cabai Di Bogor Makin Pedas

by -

METROPOLITAN.id – Kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah di Indonesia rupanya berdampak pada naiknya harga komoditi kebutuhan bahan pokok di Kota Bogor. Salah satu komoditi paling dicari masyarakat yaitu cabai mengalami kenaikan rata-rata hingga 100 persen.

Dari data Pasar Unit Jambu Dua, hampir semua cabai mengalami kenaikan harga. Di antaranya cabai merah yang semula dikisaran Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp60 ribu per kilogram. Cabai kriting dari Rp36 ribu menjadi Rp60ribu per kilogram, cabai jablay dari Rp40 ribu naik ke angka Rp60ribu perkilogram.

Sedangkan cabai rawit hijau menjadi komoditi dengan lonjakan tertinggi. Dari semula Rp24 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram dan cabai hijau dari Rp24 ribu merangkak naik ke angka Rp36 ribu per kilogramnya.

Kepala Unit Pasar Jambu Dua Andrian Hikmatullah mengatakan, kenaikan tersebut sudah terjadi sejak 10 hari belakangang. Faktor cuaca dan kekeringan ditengarai menjadi penyebabnya.

“Sudah 10 hari lah. Kita kan dapat dari Pasar TU, yang dipasok dari berbagai wilayah. Seperti Banyuwangi, Jawa Timur, dan lain-lain. Sehingga, Lonjakan harga juga sudah terjadi di tingkat petani atau produsen,” katanya.

Dalam satu hari, komoditas cabai yang masuk ke Pasar Jambu Dua kurang lebih dua kuintal per pedagang. Itu pun belum ditambah PKL yang ada di luar gedung atau sekitar pasar.

“Faktor cuaca kemarau ini. Pasokan ke pengepul lebih minim. Tapi stok di kita aman, tidak ada yang ditimbun, cuma harganya makin pedas,” tutup pria yang karib disapa Ende. (ryn/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *