Jalan Soleh Iskandar bakal Ditutup

by -137 views

METROPOLITAN – Pasca-ambruknya formwork atau pier head (cetakan beton, red) di proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 3A (Simpang Yasmin-Simpang Semplak) mengakibatkan Jalan KH Soleh Iskandar dari arah Parung menuju Bogor bakal ditutup sementara. Musababnya, penyedia jasa konstruksi PT Pembangunan Perumahan akan membongkar cetakan beton yang sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar proyek tersebut. Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Hendro Atmojo mengatakan, penutu­pan jalur kanan, tepatnya arah Parung menuju Bogor, dilaku­kan demi menjaga keamanan warga dan pengguna jalan. Penutupan tersebut rencananya akan dilakukan hingga Jumat (12/7). “Jalur kanan dari Kemang ke Bogor kita tutup sementara waktu. Sedangkan jalur kiri dari Bogor menuju Kemang sudah bisa dilalui,” ujarnya kepada Metropolitan.

Penutupan jalur tersebut, jelas Hendro, untuk menghin­dari ambrukan susulan dari cetakan sebelah kanan. Sebab, kondisi coran yang masih basah. Kebijakan tersebut dihasilkan berdasarkan rapat koordinasi pihaknya dengan berbagai pi­hak. “Coran sebelah kanan kan masih basah. Jadi hasil rapat kita tadi, hasilnya jalur sebelah kanan kita tutup sementara waktu,” jelasnya.

Hendro mengaku penutupan jalur tersebut diprediksi bakal berlaku paling lama hingga Jumat (12/7). Hal tersebut sem­bari menunggu hasil kajian pihak komite keselamatan yang sedang melakukan evaluasi. Namun jika pengerjaannya lebih cepat, menurutnya, tidak menutup kemungkinan jalur tersebut dapat dilalui kendar­aan pada Kamis (11/7).

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubung­an (Dishub) Kota Bogor Theo Patricio Freitas membenarkan adanya wacana tersebut. Pi­haknya juga sudah menyiap­kan sejumlah langkah untuk mengatasi adanya penumpu­kan kendaraan di Jalan KH Soleh Iskandar. “Ada dua ke­bijakan yang nantinya akan kita terapkan. Entah itu pen­galihan arus lalu lintas atau menggunakan sistem buka-tutup,” paparnya.

Menurut Theo, dua kebijakan tersebut akan diterapkan me­nyusul kondisi lalu lintas di lapangan nanti. “Kalau lalu lintasnya padat, kita adakan rekayasa lalu lintas. Kalau sepi, kita akan berlakukan sistem buka-tutup,” tuturnya.

Untuk pengalihan lalu lintas, lanjutnya, rencananya akan dialihkan ke Jalan Raya Semplak, Pasar Kapuk, yang melintasi Landasan Udara Atang Sand­jaja. Sebanyak 30 personel Dishub juga sudah disiapkan­nya untuk mengatur lalu lintas di kawasan penutupan jalan hingga jalur pengalihan nanti­nya. “Kita akan arahkan ke Semplak. Kita juga sudah siap­kan sejumlah petugas yang berjaga untuk mengatur lalu lintas,” katanya.

Hal senada dikatakan Kasat­lantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priadji. Sejumlah personel akan ditu­runkan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, baik dari dampak sistem buka-tutup jalur yang diberlakukan maupun pengalihan arus. “Kita akan siagakan sejumlah personel di sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan, khu­susnya sejumlah persimpangan,” tutupnya. (ogi/c/mam/run)

Loading...