Kloppo Santai, Carletto Bimbang

by -

EDINBURG, Jawa Pos – Fase pramusim kerap krusial untuk Juergen Klopp selama membesut Liverpool. Di balik suksesnya dua musim terakhir bersama The Reds, Klopp selalu melakoni pramusim dengan unbeaten. Tapi, musim panas ini Jordan Henderson dkk sudah kalah dua kali.

Dari lima laga yang dilakoni, Liverpool hanya meraih kemenangan saat melawan klub dari level ketiga dan keempat Inggris seperti Tranmere Rovers (League One) dan Bradford City (League Two).

Baru malam nanti juara bertahan Liga Champions itu diuji sesama tim raksasa dari Serie A, Napoli (siaran langsung Mola TV pukul 23.00 WIB). Malam di Murrayfield Stadium, Edinburgh, Skotlandia, itulah yang bisa jadi barometer Klopp untuk mengukur seberapa jauh Liverpool berkembang. Apalagi, The Reds winless dalam tiga laga di AS. Keok 2-3 dari Borussia Dortmund (20/7) dan 1-2 Sevilla (22/7) serta ditahan 2-2 oleh Sporting Lisbon (25/7).

Kepada ESPN, Klopp tak melihat pramusimnya dari hasil akhir. Tetapi, dari performa anak asuhnya begitu bermain dengan bukan kekuatan terbaik. ”Sekarang adalah saatnya bagi kami memasukkan orang-orang baru (pemain akademi maupun yang sering menghuni bangku cadangan musim sebelumnya, Red),” ucap Klopp.

”Ini tentang cara kami memanfaatkan apa yang kami miliki untuk menjadi lebih kuat dari sebelumnya,” sambung Kloppo, panggilan akrab Klopp. Liverpool masih tanpa trisula Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane plus kiper Alisson Becker seiring mereka baru menjalani tugas negara.

Sebagai gantinya, Kloppo memberikan kepercayaan kepada Harry Wilson, Divock Origi, dan Rhian Brewster di lini serang. Origi mengoleksi dua di antara enam gol The Reds saat tur di AS. Brewster menambahkan satu gol penalti saat takluk 2-3 dari Dortmund. Wilson? ”Saya tidak sabar ingin melihatnya (reguler) di tim utama,” puji Kloppo kepada winger 22 tahun asal Wales tersebut kepada Liverpool Echo.

Jamie Carragher, legenda Liverpool sekaligus pundit Sky Sports, menyebut trisula Wilson-OrogiBrewster layak diberi kesempatan melawan Napoli. ”Merekalah penyelamat pramusim Klopp,” sebut Carra, sapaan akrab Carragher. Yang jadi masalah adalah Simon Mignolet. Deputi Alisson itu kebobolan enam kali dari delapan gol yang bersarang ke gawang Liverpool selama pramusim.

Termasuk blundernya saat menghadapi Sporting. Hal itu seolah bertolak belakang dengan Napoli. Allenatore Carlo Ancelotti tidak kelimpungan meski David Ospina absen di pramusim. Sebab, masih ada Orestis Karnezis, Alex Meret, Nikita Contini, dan Hubert Idasiak yang seluruhnya bermain tidak mengecewakan.

Justru Carletto (sapaan akrab Ancelotti) bimbang dengan skema yang diinginkannya musim depan. Antara 4-2-3-1 (dua kali dimainkan) atau 3-5-2 (sekali dimainkan). Musim lalu Ancelotti juga berbagi skema, antara 4-4-2 dan 4-2-3-1. Di sisi lain, keputusan Ancelotti selalu memainkan Gianluca Gaetano sebagai gelandang bertahan juga krusial.

Pemain 19 tahan asli didikan Akademi Napoli itu digadang-gadang menjadi suksesor Marek Hamsik. ”Gaetano mampu menjawab apa yang saya mau darinya. Memang masih ada kesalahan, tetapi, overall dia telah membuat saya berkata ke direksi untuk tak melepasnya musim panas ini,” puji Ancelotti kepada TV Luna. (ren/c10/dns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *