Kota Bogor Incar KLA Nidya

by -23 views

METROPOLITAN – Kota Bogor mempertahankan pen­ghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Madya dalam sebuah malam penganuge­rahan yang digelar Kemente­rian Pemberdayaan Perem­puan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Hotel Sheraton, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7). Penghargaan tersebut diterima Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, dari Menteri PPPA Yohana Yambise.

Sebelumnya, Kota Bogor meraih penghargaan yang sama pada 2018. ”Kami men­gharapkannya bisa naik ting­kat ke Nindya tahun ini, tapi nilai Kota Bogor kurang 10,07 poin untuk ke Nindya. Jadi, kami bertahan di Madya,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor, Artina Yanar Ang­graini, beberapa waktu lalu.

Anna, begitu ia biasa disapa, menambahkan, total nilai yang didapat Kota Bogor sebesar 913,88, sehingga harus puas bertengger selama dua tahun di tingkat Madya. Meski tidak naik, pihaknya sudah beru­saha maksimal untuk menda­patkan penghargaan tingkat Nindya tahun ini.

”Tapi, ini harus kita jadikan motivasi untuk terus meng­gali dan mengembangkan potensi menuju kota layak anak. Semoga tahun depan kami bisa meraih Nindya,” imbuhnya.

Ia menuturkan, keberhasilan pencapaian Kota Bogor menu­ju kota layak anak ini memang harus didukung empat kom­ponen. Di antaranya pemerin­tah, pelaku usaha, masyarakat dan media massa. Belum maksimalnya dukungan dan kontribusi dari satu atau dua komponen ini, membuat pe­nilaian kota layak anak Kota Bogor belum mencapai yang diharapkan.

”Jadi kalau ingin Kota Bogor berhasil mewujudkan Kota Layak Anak harus didukung semua komponen tersebut. Tahun depan akan kami me­maksimalkan semua potensi,” pungkasnya.(*/yok/py)