Lagi, The Jakmania Bentrok di Bogor

by -45 views

METROPOLITAN – Kemenangan Tira Persikabo atas Persija Jakarta harus terco­reng. Kedua suporter terlibat bentrok di dalam dan luar Stadion Pakansari Cibinong, kemarin. Bentrokan itu dipicu akibat saling ejek dari suporter The Jakmania dan Ultras Persikabo Curva Sud (UPCS).

Pantauan di lokasi, bentrokan itu ber­mula setelah peluit panjang ditiup sang pengadil. Kedua suporter pun terlihat ber­gegas meninggalkan stadion. Suporter The Jakmania yang menonton di tribun gate 11 dan 12 berjalan menuju pintu keluar sta­dion. Namun bukannya keluar melalui pintu tribun gate 11 atau 12, sebagian su­porter The Jakmania yang berjumlah pu­luhan itu keluar melewati pintu tribun gate 15. Sementara di sebelah pintu tribun itu banyak suporter UPCS yang mengena­kan pakaian serba hitam.

Saling ejek tidak bisa terhindarkan. Kedua suporter pun terlihat saling menantang satu sama lain. Tak perlu wak­tu lama, ratusan suporter The Jakmania itu berlarian men­ghampiri tribun yang diisi ratusan suporter UPCS. Begitupun dengan suporter UPCS yang meladeni tantangan suporter The Jakmania.­

Sempat terjadi lempar-lem­paran antarkedua suporter. Mereka melempar barang-barang seperti botol minuman plastik dan lain sebagainya. Untung, posisi kedua suporter terpisahkan pagar besi hingga baku hantam dapat terhindar­kan. Polisi kemudian memin­ta kedua suporter saling me­nahan diri dan meminta The Jakmania meninggalkan sta­dion. Para suporter The Jak pun meninggalkan stadion namun masih dengan nada mengejek suporter UPCS.

Tak terima, para suporter UPCS pun merangsek melewati pagar pembatas tribun yang ada. Saling kejar pun tak terhindar­kan. Beruntung, polisi dengan sigap berhasil melerai kedua suporter hingga bentrokan dapat terhindarkan. Menang­gapi hal itu, Pelatih Tira Persi­kabo Rahmad Darmawan mengaku tak mau mengomen­tari banyak persoalan bentro­kan tersebut. Ia lebih mengim­bau kepada suporter agar lebih dewasa dalam menonton.

“Bukan domain saya, tapi saya mengimbau agar lebih dewasa dalam menonton. Sepak bola sebagai hiburan, semua harus dewasa menyikapi pertan­dingan. Yang waras harus nga­lah, jadi semua harus bisa meredam emosi,” katanya.

Sekadar diketahui, pendukung setia Persija Jakarta keberatan dengan harga tiket pertan­dingan lanjutan Liga I 2019 antara Persija melawan Tira Persikabo. Musababnya, harga tiket khusus untuk suporter The Jakmania dijual dengan harga tinggi mencapai Rp100 ribu.

Sekretaris Umum PP The Jakmania, Diky Soemarno, menilai harga tiket tersebut sangat mahal. Sebab dalam dua musim terakhir ketika melawan Tira-Persikabo, tiket untuk pendukung Persija hanya di­jual Rp50 ribu. Atas kondisi tersebut, The Jakmania beren­cana memboikot pertanding­an dengan tidak hadir ke sta­dion. Pihaknya juga tidak akan mengatur penjualan tiket. Ia mengarahkan The Jakmania yang lain jika ingin membeli tiket lewat jalur lain. “Kalau kami tidak mengoordinir ya, jadi dari pusat komandonya kami tidak koordinir. Tapi kami tidak tahu, mungkin ada be­berapa teman-teman yang dekat akan tetap datang,” pung­kasnya. (fin/rez/run)