Lulus SMA di usia 13 Tahun, Wanita jenius Ini Pernah Ditolak Seluruh Universitas di Indonesia.

by -16,530 views

METROPOLITAN.id – Anak ajaib. Barangkali ungkapan itu tak berlebihan disematkan pada gadis jenius asal surabaya, Audrey yu Jia Hui. Dirinya berhasil tamat SMA di usia 13 tahun meski sempat berhadapan dengan dokter jiwa karena kejeniusannya tersebut.

Pada 2018 lalu, Audrey berusia 30 tahun. Setahun sebelumnya, ia sudah dinobatkan sebagai satu dari 71 ikon Prestasi Indonesia. Namun siapa sangka, kejeniusannya justru sempat membuat repot. Orang-orang di sekitar merasa aneh dengan kecerdasannya bahkan ia pernah dibawa ke dokter jiwa karena dianggap tidak normal.

Salah satu pengguna Facebook dengan akun Rudi Kurniawan sempat menuliskan kisah Audrey. Audrey diketahui menyelesaikan sekolah dasarnya hanya 5 tahun, SMP 1 tahun dan SMA 11 bulan persis di usianya yang masih 13 tahun.

Lulus SMA di usia 13 tahun tentu bukan hal lazim di Indonesia. Persoalan baru muncul. Saat itu, tidak ada satu pun kampus di Indonesia yang mau menerimanya sebagai mahasiswa. Audrey lantas terbang ke luar negeri dan melanjutkan pendidikan di University of Virginia, Amerika Serikat mengambil jurusan fisika.

Di sana, Audrey kembali menunjukan keajaibannya. Ia lulus dengan waktu sekitar dua tahun dengan gelar sempurna.

Kejaibannya memang muncul sejak lama. Di usia 10 ahun, kor TOEFL Audrey sudah di angka 573 yang secara langsung memecahkan rekor MURI untuk skor TOEFL tertinggi di usia termuda.

Saat usianya 11 tahun, Audrey telah hafal kamus Indonesia-Inggris yang tebalnya 650 halaman di luar kepala. Karne kejeniusannya ini, Audrey sempat terkucilkan karena dianggap tidak normal.

Teman-teman sebaya Audrey ikut menyebutnya aneh. Belum lagi, sang ibu sering sering memarahinya terutama setelah Audrey mengatakan bercita-cita ingin jadi tentara dan ingin menjadi pahlawan. Ia juga pernah dibawa ke dokter jiwa lantaran dianggap tidak normal.

Meski kerap dianggap aneh, banyak orang yang juga menaruh perhatian atas kejeniusannya, salah satunya adalah mantan menteri BUMN, Dahlan Iskan. Secara khusus, dirinya menuangkan kekagumannya pada Audrey dalam sebuah tulisan.

“Umur Audrey baru 14 tahun, tapi pertanyaannya setinggi filsuf,” tulis akun Rudy Kurniawan mengutip penjelasan Dahlan Iskan.

Dalam suatu kesempatan, teman-teman sang ibu menyarankan agar Audrey dibawa ke dokter jiwa. Tapi memang dasar anak cerdas, dia tau jawaban apa yang harus diberikan. Bahkan, dia justru memberitahu apa yang harus diperbuat oleh dokter jiwa.

Saat ini, Audrey mengajar Bahasa Inggris untuk level tertinggi di Shanghai, China. Di sana, ia tak hanya mengajar tapi juga disibukkan menyusun konsep penerapan Pancasila yang baik. Meski kerap mendapat perlakuan tak menyenangkan, Audrey diketahui merupakan sosok yang begitu bangga dengan tanah kelahirannya, Indonesia. Banyak buku yang ia tulis yang menggambarkan kecintaannya terhadap negeri ini. (trb/fin)