Masih Ada Jembatan Gantung ‘Reot’ di Kabupaten Bogor

by -89 views
Warga melintas di Jembatan Kantalarang di Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin.

METROPOLITAN.id – Kabupaten Bogor nyatanya masih memiliki jambatan gantung yang kondisinya cukup memprihatinkan. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (DPUPR) Kabupaten Bogor mencatat ada lima jembatan gantung di tiga kecamatan yang tersebar di Bumi tegar Beriman.

Jembatan gantung tersebut terletak di Desa Sukaraksa Kecamatan Cigudeg,  Desa Malasari, Kecamatan Nanggung dan tiga jembatan di Kecamatan Rumpin tepatnya di Desa Kertajaya, Desa Mekarsari dan Desa Leuwibatu.

Sekretaris Dinas PUPR Anwar Anggana mengatakan, pihaknya sudah mengajukan pembangunan jembatan gantung ke Kementerian PUPR melalui Bappedalitbang Kabupaten Bogor. Dirinya berharap jembatan gantung yang ada bisa segera dibangun.

“Muda-mudahan terwujud dan dapat dibangun tahun 2019 atau paling lambat tahun 2020,” kata Anwar.

Salah satu jembatan gantung yang kondisinya memprihatinkan berada di Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin. Pantauan Metropolitan.id, jembatan yang menjadi penghubung dua kecamatan ini kondisinya yang cukup membahayakan, dipasang rambu-rambu dengan tulisan ‘Hati-hati Jalan Rusak Berat’.

Jembatan sepanjang 70 meter dengan lebar satu meter dan tinggi 8 meter ini sudah mengalami kerusakan pada alas yang hanya terbuat dari papan. Jembatan yang dibangun pada tahun 1990 ini, salah satu akses utaman menuju Leuwiliang.

“Kalau mau sekolah pasti lewat sini sama teman-teman. Takut si, tapi kalau muter jauh, akhirnya jadi biasa,” kata Hafiz yang sering berangkat sekolah melewati jembatan tersebut. (mul/b/fin)