Miris, Murid SD di Bogor Belajar di Lantai dan Menulis di Meja Rusak

by -122 views
Murid SD Negeri Kertajaya 2, Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor belajar dengan kondisi seadanya.

METROPOLITAN.id  – Kondisi pendidikan di Kabupaten Bogor nyatanya masih jauh dari kata layak. Terbaru, puluhan siswa sekolah dasar (SD) di SD Negeri Kertajaya 2, Desa Kertajaya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor harus belajar dengan kondisi seadanya. Mereka terpaksa duduk di atas lantai dan menggunakan meja rusak lantaran sekolah kekurangan meja dan bangku.

Karena keterbatasan ruang, pihak sekolah juga membagi rombongan belajar menjadi dua sesi. Siswa kelas I,2, 4 dan 6 masuk pagi sementara siswa kelas 3 dan 5 masuk siang.

Salah seorang wali murid, Nur Hamah (43) menceritakan, kondisi belajar siswa dengan duduk di lantai dan menggunakan meja rusak sebagai alas menulis sudah berlangsung lama. Ia pun mengeluhkan kondisi tersebut karena baju anaknya cepat kotor akibat belajar di lantai.

“Masa dari rumah bajunya bersih sampe di sini pada kotor karena belajarnya di lantai,” kata Nur.

Menurutnya, persoalan tersebut sudah seringkali diadukan ke kepala sekolah. Pihak sekolah mengaku akan mengusulkan namun tak kunjung ada perubahan.

“Waktu itu semua wali murid diminta iuran sebesar Rp25 ribu untuk membeli kursi dan meja, tapi masih kurang. Rencananya mau diminta lagi sebesar Rp85 ribu per-murid untuk beli bangku dan meja. Di sini juga susah kalau siswa mau buang air besar, harus pulang ke rumah,” Keluhnya. (sir/fin)