Ombudsman Turun Tangan Atasi Sungai Cileungsi

by -0 views

CILEUNGSI – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho mengatakan timnya segera meninjau kondisi Sungai Cileungsi menyusul laporan pencemaran kembali terjadi setelah kejadian serupa pada pertengahan tahun lalu. “Nanti kami langsung turun, pasti dalam waktu dekat,” kata Teguh.

Selain untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, peninjauan tersebut juga sebagai monitoring penyelesaian Laporan Hasil Akhir Penyelidikan (LHAP) maladministasi pencemaran Sungai Cileungsi yang pernah dikeluarkan Ombudsman tertanggal 6 Desember 2018. “Karena LHAP baru sebagian (dilaksanakan),” katanya.

Teguh menerangkan, dari keseluruhan rekomendasi dalam LHAP Ombudsman tersebut Pemerintah Kabupaten Bogor belum menuntaskan seluruhnya, seperti menyediakan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Lingkungan Hidup (PPNS-LH). Kabupaten Bogor beralasan penyediaan pejabat membutuhkan waktu,” kata Teguh.

Dia lantas mengungkapkan, dari 54 perusahaan yang diduga melakukan pencemaran di Sungai Cileungsi belum seluruhnya dikenai sanksi. Maka dari itu, Ombudsman terus memantau Kabupaten Bogor hingga muncul lagi laporan pencemaran di Sungai Cileungsi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Pandji Ksatriyadji kembali mengambil sampling air Sungai Cileungsi pada Minggu (21/7) sore karena diduga tercemar lagi oleh limbah pabrik. Pandji belum bisa memastikan apakah terjadi pencemaran. “Pengujian sampling ini membutuhkan waktu 14 hari,” ujar Pandji. (tem/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *