Tinggalkan Gaji Rp200 Juta per Bulan demi Indonesia

by -42,539 views
Audrey si gadis jenius yang dapat tawaran khusus dari Presiden RI Jokowi.

Audrey Yu Jia Hui atau Maria Audrey Lukiti jadi perbincangan hangat di mana-mana. Sosoknya muncul bersamaan dengan niat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat menteri milenial. Rupanya, nama Audrey si gadis jenius itu masuk usulan daftar kandidat menteri muda. Seperti apa sosoknya?

AUDREY merupakan salah seorang ilmuan muda asal Surabaya yang sukses mem­buat orang terkejut. Betapa tidak, di usianya yang kurang dari 25 tahun, Audrey berha­sil menamatkan pendidikan S-3 di Paris dengan jurusan Fisika dan Bahasa. Bahkan saat SMA, ia hanya mengha­biskan waktu sebelas bulan hingga dinyatakan lulus. Itu pun di usianya yang masih remaja, yakni 13 tahun.

Tak heran bila akhirnya ia dinobatkan menjadi satu dari 71 ikon berprestasi In­donesia. Namun, dara kelahi­ran 1 Mei 1988 itu harus me­lewati masa kecilnya dengan getir. Sebab, walau kini dibang­gakan banyak orang, nyatanya orang-orang di sekitarnya justru punya pikiran lain.

Audrey dianggap tidak nor­mal karena kecerdasannya yang di atas rata-rata hingga ia pernah dibawa ke dokter jiwa. Begitu pula dengan teman sebayanya yang menyebut Audrey aneh, harus dijauhi dan tidak bisa diajak berteman.

Dari cerita yang ditulis Rudi, Audrey benar-benar anak ajaib. ”Saya lulus Summa cum Laude dan Phi Beta Kappa pada usia 16 dari salah satu universitas terbaik dan tertua di Amerika, College of William and Mary di Virginia,” tulis Audrey dalam blog pribadinya.

Audrey adalah satu dari se­kian banyak permata Indo­nesia yang ’disia-siakan’ ne­garanya. Usai lulus kuliah, Audrey berniat mendaftar jadi anggota TNI yang saat itu masih bernama ABRI. Namun, keinginan itu pupus lantaran ia tak diterima. Alasannya lantaran usianya baru 17 tahun.

Setelah lulus, saya ingin mendaftar di militer Indone­sia (ABRI), yang belum pernah dilakukan gadis Cina sebe­lumnya,” ucapnya. ”Yang mengejutkan saya, saya men­jadi beban cemoohan dan mendapat ancaman dari semua pihak (bahkan dari keluarga saya sendiri), serta pelecehan ras yang tak ada habisnya,” lanjutnya.

Namun, ia tidak menyerah. Audrey memutuskan mela­njutkan pendidikan S-3 di Paris. Sampai akhirnya be­gitu lulus, ia langsung dite­rima di Badan Antariksa Ame­rika Serikat, NASA. Gaji yang ia dapatkan pun fantastis. Yakni Rp200 juta per bulan.

Banyak orang yang menaruh perhatian pada sosoknya, tak terkecuali Presiden Jokowi. Dalam cuitannya, akun @nithasist menyebut Jokowi memberi tawaran spesial un­tuk Audrey. Jokowi disebut menawarkan Audrey bekerja di lembaga pemerintah.

”Dia lgsg diterima kerja di Badan Antariksa Amerika (NASA) dgn gaji 200 jt/bln. Stlh ketemu Jokowi di KTT G-20 di Jepang kmrn, ditawari msk ke BPPT dan dgn antusias dia terima tanpa mikir brp gajinya. Dia hanya blg Indonesia Love You. Aku datang u/ mengabdi padamu ….. Terharu,” tulis akun @nithasist.

Badan Pengkajian dan Pe­nerapan Teknologi (BPPT) adalah Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang be­rada di bawah koordinasi Kementerian Riset, Tekno­logi dan Pendidikan Tinggi yang mempunyai tugas melaks­anakan tugas pemerintahan di bidang pengkajian dan penerapan teknologi.

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah perihal tawaran spesial yang diberikan Jokowi pada Audrey Yu tersebut. (grd/feb/run)