Ahok Tolak Jadi Menteri Jokowi

by -35 views

METROPOLITAN – Mantan Gubernur DKI Ja­karta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, masih banyak yang lebih baik dari dirinya untuk ditem­patkan sebagai menteri di Kabinet Kerja Jilid II. Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa Ahok itu saat berkunjung ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), kemarin.

Ia menambahkan, siapa pun yang menjadi men­teri di kabinet Presiden Jokowi merupakan ke­wenangan presiden. ”Semuanya itu kewenangan dari Presiden Jokowi. Saya tugasnya jalan-jalan ke daerah saja,” katanya.

Pria yang kini lebih suka dipanggil dengan sebutan BTP itu mengaku tak akan masuk struktur Kabinet Kerja Jilid II

”Saya kira saya tidak ya,” ucapnya seraya meyakinkan bahwa dirinya tak pernah memiliki perjanjian untuk ditunjuk sebagai menteri Presiden Jokowi. ”Tidak ada perjanjian untuk saya menjadi menteri,” sambungnya.­

Dalam kesempatan itu, Ahok juga mengaku saat ini sedang fokus berkunjung ke daerah-daerah bersama pengurus PDI Perjuangan se-Nusantara. ”Tugas saya hanya berkunjung ke daerah bersama-sama teman dari partai (PDIP, red),” ujar Ahok.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Emi Nomleni mengatakan, sebagai kader PDI Perjuangan, Ahok sangat memahami konsep yang dimiliki Bung Karno soal Tri Sakti sebagai jalan kemandirian rakyat, khusus­nya berdikari di bidang eko­nomi.

Karena itulah selain akan berbagi konsep kemandirian ekonomi, usaha kecil menengah termasuk aplikasi teknologi, Ahok juga akan langsung men­anam jagung.

Pada tahap awal ini, Ahok akan menanam jagung di lahan seluas 500 hektare, dari total lahan yang dibutu­hkan sebanyak 5.000 hek­tare. Sejumlah lahan itu, lanjut Emi, berada di empat desa Kecamatan Kupang Barat, yakni Desa Nitneo, Boneana, Oematnunu dan Bolok. (rep/oke/rez/run)