Banting Setir dari Usaha Katering Jadi Desainer Batik Angklung

by -
AKRAB: Frida Aulia foto bersama keluarganya di salah satu acara pameran yang memperlihatkan hasil rancangannya.

METROPOLITAN – Sukses membawa harum Kota Bogor di kancah internasional tak lantas membuat Frida Aulia, desainer muslimah asal Kota Hujan itu, berpuas diri. Meski telah berhasil memamerkan busana rancangannya di Fashion Show Rusia, namun pencapaiannya itu pun tak lepas dari buah kerja kerasnya yang malang melintang.

Jatuh bangun ia rasakan selama merintis bisnis fesyennya. Sebelum memantapkan hatinya melakoni bisnis fesyen, Frida terlebih dahulu membuka usaha rental perlengkapan bayi dan menjajal dunia katering.

Sampai akhirnya ia jatuh hati pada dunia padu padan busana. Bermula dari sekadar menggeluti usaha hijab. ”Waktu itu aku ng­elihat lagi ramainya orang pakai jilbab pashmina. Modelnya juga lucu-lucu. Karena aku dasarnya suka jualan, ya sudah aku coba saja jualan pashmina,” tutur Frida.

Ia kemudian mendatangkan berbagai kreasi dan model hi­jab pashmina dari beberapa negara untuk dijual, dengan sasaran pasar pertama adalah langganan di bisnis sebelumnya dan reseller. Rupanya usaha hijab Frida banyak diminati hingga laku keras di pasaran.

Hal itulah yang membuat Frida bersemangat mengepak­kan sayap kariernya di dunia fesyen. Ia pun mengembangkan bisnis dengan membuat bus­ana karya sendiri dan mengus­ung brand dari namanya.

Hingga pada 2017, ia mulai fokus membuka Butik Neng Geulis by Frida Aulia di Jalan Kresna Raya No 50, Bogor Ut­ara, Kota Bogor. ”Dulu penjua­lan masih lewat media sosial sama reseller, belum punya toko sendiri,” tutur Frida. Pa­dahal sebetulnya, alumnus IPB tersebut bukanlah seseorang yang memiliki latar belakang dunia fesyen. Sejak kecil, ia hanya suka memadupadankan pakaian dan menggambar pola di sela-sela waktu luang.

Karenanya, sepanjang perja­lanannya mengawali bisnis fesyen, ia mengaku kerap menda­pat masalah pemasukan yang menurun hingga penipuan. Namun keyakinannya yang kuat pada Tuhan untuk kem­bali berdiri melangkahkan kaki lebih maju, membuat Frida menjadi sesukses sekarang.

Berawal dari kerja sendiri, kini ia sudah memiliki tim pen­jahit yang dikontrol langsung olehnya. Bahkan kualitas produk dari Frida Aulia sudah diakui masyarakat lokal hingga man­canegara.

Hal itu dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam mengik­uti beberapa kali fashion show. Salah satunya Festival Indone­sia Moskow Rusia yang sudah diikuti selama tiga tahun ber­turut-turut. ”Alhamdulillah bisa tiga kali ikut pameran di sana (Rusia, red),” akunya.

Bahkan, busana hasil karyanya pun dipercaya untuk diikutser­takan dalam ajang Mojang Ja­jaka Kota Bogor 2019. ”Malam final Mojang Jajaka semua fi­nalisnya pakai baju aku,” ujar Frida. Saat mengikuti fashion show di Festival Indonesia Mos­cow 2019 di Taman Krasnaya Presnya Moscow, Rusia, Frida memamerkan beberapa baju rancangannya.

“Ada delapan baju yang di­tampilkan, bernuansa summer yang dihiasi batik angklung, batik tulis bertema lawang sa­lapan endah hasil lukisan nufail anak kelas lima SD Kesatuan Bogor,” ucap Frida.

Frida Aulia mengucapkan banyak terima kasih untuk se­mua, doa dan support-nya, Frida Aulia Indonesia tetap bisa berkarya untuk bangsa Indonesia dan menjadi keber­kahan bagi semuanya. “Semoga dengan karya-karya desainer fesyen muslimah bisa diakui di Internasional,” tan­dasnya. (mul/b/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *