Bima Resmikan Taman Baca Gagasan Dandim

by -36 views
INOVASI: Wali Kota Bogor, Bima Arya, meresmikan Taman Baca Kenanga di Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah. Bima berharap Taman Baca Kenanga ini bisa memberikan manfaat dan mencerdaskan anak-anak Kota Bogor.

METROPOLITAN – Wali Kota Bogor, Bima Arya, meresmikan Taman Baca Kenanga di Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah. Secara khusus, ia meminta aparatur wilayah memberikan perhatian dan dukungan atas fasilitas yang digagas Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol CZI Aji Sujiwo.

”Kepada lurah Babakanpasar dan camat Bogor Tengah, saya minta perhatiannya agar Taman Baca yang diresmikan nyaman bagi anak-anak. Sehingga mereka mau datang dan nyaman mem­baca buku. Semoga Taman Baca Kenanga bisa terus dirawat dan dan dijaga,” beber Bima saat meresmikan Taman Baca Kenanga Kebonjukut di RT 03/10, Kelurahan Babakanpasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (12/8) pagi.

Hal utama yang ditekankan Bima dari Taman Baca Kenanga ini adalah merawat dan menjaganya. Mulai dari elemen warga hingga aparatur wilay­ahnya. Ia berharap Taman Baca Kenanga bisa memberikan manfaat dan mencerdas­kan anak-anak Kota Bogor.

Kepada orang tua, Bima menerangkan, berdasar hasil penelitian banyak otak kananak-anak yang rusak akibat main game online yang menampilkan kekerasan dan itu bisa berdampak hingga dewasa. Melalui membaca buku, perhatian dan penga­wasan orang tua, hal tersebut bisa dihindari.­

Letkol CZI Aji Sujiwo me­nyampaikan rasa keprihati­nan terhadap anak-anak yang jauh dari buku menjadi da­sar dirinya menggagas Taman Baca Kenanga. Dengan ada­nya taman baca ini, diha­rapkan anak-anak bisa dekat dengan buku, memiliki mi­nat baca dan mendapatkan ilmu pengetahuan. Sehing­ga mendapat wawasan dan menyadari bahwa buku ada­lah jendela dunia.

”Dengan membaca buku akan membentuk karakter anak-anak yang haus ilmu pengetahuan. Di samping mendapat wawasan, ini bisa menjadi cara menjauhkan anak-anak dari gadget. Pada dasarnya ini dilakukan untuk menyelamatkan anak-anak supaya tidak terjajah gadget,” harapnya. Kepada seluruh warga diharapkan bisa men­jaga taman baca ini agar bisa berkelanjutan dan tidak seremonial semata.

Menurut guru kembar, Sri Rossyati (70) dan Sri Irianingsih (70), taman baca ini bisa men­anamkan kepada masyarakat maupun anak-anak untuk cinta tanah air. ”Kami akan menambah koleksi buku yang saat ini masih sedikit. Kami juga akan menyediakan buku, tas, alat tulis serta makanan untuk warga maupun anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Lurah Ba­bakanpasar, Rena da Frina, menuturkan, pihaknya men­gundang 180 anak PAUD, TK, SD, MA dan warga Babakan­pasar. Ia berharap taman baca ini terus ramai dan berkelanjutan hasil kerja sama dengan pengurus TK atau PAUD di Babakanpasar.

”Jadi, kita akan buat jadwal supaya mereka bisa berkun­jung ke taman baca. Selain itu, akan kita masukkan da­lam kurikulum mereka,” katanya. Untuk menambah antusias anak-anak akan ditambah permainan atau sesuatu yang bisa menarik minat mereka. (*/yok/py)

Loading...