BPJT Resmikan 9 Ruas Jalan Tol

by -43 views
PEMBANGUNAN: Proyek Jalan Tol Cijago dalam proses pembangunan, beberapa waktu lalu.

METROPOLITAN – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan meresmikan sembilan ruas jalan tol hingga akhir tahun ini. Pembangunan yang dila­kukan di jalan sepanjang 406,14 km tersebut diharapkan makin mening­katkan konektivitas antarwilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia.

Kepala BPJT Danang Parikesit me­rinci kesembilan ruas jalan tol tersebut adalah Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Ci­jago) Seksi II ruas Raya Bogor-Kukusan (5,5 km), dengan progres fisik saat ini sudah 100 persen dan siap diresmikan pada Agustus 2019.

”Pembangunan Jalan Tol Cijago se­panjang 14,64 km dilaks­anakan PT Translingkar Kita Jaya, terbagi menjadi tiga seksi. Tol Cijago Seksi I dimulai dari Interchange Jagorawi hingga Jalan Raya Bo­gor. Seksi II dimulai dari  Jalan Raya Bogor hingga Kukusan dan Seksi III Kukusan ke Ci­nere, ” katanya. ­

Ruas tol kedua adalah Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepan­jang 189 km, yang merupakan bagian dari Tol Trans-Suma­tera, akan siap diresmikan pada September 2019. ”Pada Lebaran 2019 lalu, ruas tol ini sudah digunakan fungsional untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik. Saat ini progres konstruksinya sudah 94,33 persen,” ucap Danang.

Kemudian ruas ketiga adalah Jalan Tol Manado-Bitung Seksi I-IIA ruas Manado-Da­nowudu (22,5 km). Tol Mana­do-Bitung dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dengan nilai investasi total Rp6,19 triliun.

”Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini akan memangkas waktu tem­puh Manado ke Bitung dan sebaliknya, dari saat ini 90-120 menit menjadi sekitar 30 me­nit,” jelas Danang.

Keempat, Jalan Tol Balikpa­pan-Samarinda Seksi 2-4 ruas Samboja-Samarinda (66,4 km). Kedua jalan tol tersebut saat ini sudah dalam tahap penye­lesaian, dengan progres kon­struksi masing-masing sebesar 92,36 persen dan 96,71 persen. Dua ruas tol tersebut diren­canakan siap diresmikan pada Oktober 2019.

Kelima, ruas Tol Kunciran-Serpong (11,14 km) dengan progres 94,24 persen.

Keenam, ruas Tol Pandaan- Malang Seksi IV Singosari- Pakis (5,1 km) dengan progres 97,1 persen. ”Kedua ruas tol tersebut ditargetkan November 2019 bisa beroperasi,” sambung Danang.

Ketujuh, ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi I ruas Kayu Agung-Ja­kabaring (33,5 km) dengan progres 74,44 persen. Kedel­apan, ruas Tol Pekanbaru- Dumai seksi I-II ruas Pekan­baru-Petapahan (33,6 km) dengan progres 95 persen. Terakhir, ruas Tol Jakarta- Cikampek II (Japek 2) (36,4 km) dengan progres kon­struksi 91,42 persen.

Danang menyebutkan, Jalan Tol Japek 2 yang dimulai dari SS Cikunir hingga Karawang tersebut akan memisahkan pengguna tol jarak jauh dengan pengguna jarak dekat.

Pengen­dara yang menempuh jarak jauh bisa menggunakan Tol Japek 2 dan turun di ujung jalan tol layang, sehingga akan mengurai kepadatan dan me­mangkas waktu tempuh, baik kendaraan yang menuju ka­wasan industri di Karawang atau Cibitung maupun yang menuju Cikampek-Semarang dan Padalarang-Bandung. (kom/rez/run)