Bumdes Dongkrak Perekonomian Warga

by -26 views

METROPOLITAN – Kehadiran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk keberlangsungan pembangunan di desa, saat ini sedang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Bogor. Hal tersebut dikarenakan potensi-potensi yang ada di wilayah memang seharusnya dikelola sendiri perangkat desa.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menjelaskan, propsek Bumdes di Bumi Tegar Beriman memiliki potensi yang sangat baik. Selain bisa menjadi pengelola lokasi wisata, anggaran yang diterima oleh Bumdes itu tidak ada batasannya dan bisa naik kapan saja.

“Jadi kita sudah kerjasama dengan universitas pakuan untuk memberikan pelatihan kepada para Bumdes ini bagaimana mengatur ritme kerjanya. Nah ini yang harus diseriuskan, nantinya disitu yang akan kita genjot untuk perkembangan desa sehingga nantinya akan mengurangi beban APBD kita,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.

Sebagai orang yang berlatar belakang memiliki ilmu perbankan dan keuangan, Iwan menilai program simpan pinjam atau menjadi Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) bisa menjadi salah satu opsi bagi Bumdes untuk memutar roda ekonomi di desanya.

“Nanti mungkin saya akan langsung turun untuk membantu mengatur siapa saja konsumen, funding, debitur, dan krediturnya, itu gampang karena anggarannya besar karena dalam setahun bisa 100 juta stimulan,” jelasnya.

Dilokasi yang berbeda, Kepala Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Tatan mengaku bahwa memang di desanya keberlangsungan Bumdes sudah maju, karena saat ini sudah mengelola empat jenis usaha. “Kita ada unit usaha hotel, lenteng kreatif, pajak dan futsal,” jelasnya.

Unit usaha yang baru dimulai empat bulan lalu itu, memang belum memberikan kontribusi kepada desanya, tetapi jika dilihat dengan kasat mata, prospek kedepannya memang terlihat sangat bagus karena ramainya pengunjung yang datang.

“Kalau dana yang digunakan oleh Bumdes itu ada dari Dana Desa (DD), memang tahun kemarin kita masih kesulitan ya untuk memberdayakan Bumdes, tetapi dengan adanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang mau berkembang akhirnya kita bisa mulai berani menjalankan unit usaha ini,” katanya. (cr2/b/suf)