Dari Sopir Bus hingga Media Officer PS Tira Persikabo

by -507 views

METROPOLITAN – Nandang Permana Sidik, Media Officer PS Tira Persikabo. Pria yang akrab disapa Pepe ini sudah menekuni pekerjaannya sejak tiga tahun lalu. Lantas seperti apa perjalanan kariernya? Berikut wawancara Harian Metropolitan bersama pria kelahiran 1980 itu:

Sejak kapan Anda menjadi media officer?

Sejak Desember 2016.

Sebelumnya Anda bekerja sebagai apa?

Sebelumnya saya ini sopir bus dan truk. Lalu, saya beralih profesi menjadi seorang jurnalis dari penyiar radio hingga warta­wan tulis.

Lalu, bagaimana Anda bisa menjadi media officer?

Saat menjadi wartawan tulis, saya kebagian tugas meliput Piala Presiden. Singkat cerita, di situ saya diajak men­jadi media officer PS TNI yang saat ini berubah nama menjadi PS Tira Persikabo. Ini merupakan tahun ketiga saya menjadi officer.

Kenapa harus media officer?

Sebenarnya bukan cita-cita saya dan tak pernah terpikirkan. Cuma saat itu manajer tim bilang ke saya mohon ban­tuannya untuk membantu pemberitaan PS TNI, saya juga tidak tahu didapuk menjadi media officer. Ya akhirnya saya terima dengan seizin pimred saya sebe­lumnya, sampai saat ini saya masih suka menulis berita.

Lantas tugas seperti apa yang dimiliki media officer?

Saya bertugas menjaga isu tim tetap posi­tif di masyarakat. Secara garis besar meng­kampanyekan apa yang menjadi misi dari tim ini, prestasi hingga persepakbolaan di Bogor.

Adakah pengalaman menarik selama menjadi media officer?

Meski cita-cita saya tidak bisa terwujud menjadi seorang TNI, saya bisa mewujud­kannya. Saya bisa hidup di barak atau mes hingga bergaul dengan tentara. Lalu, cita-cita berkeliling Indonesia bisa terwujud dengan pekerjaan saya menjadi media of­ficer. Kemudian, ilmu saya bertambah dan lebih tahu karakter dari pemain maupun TNI itu sendiri, karena 80 persen pemain PS TNI itu tentara. Saya juga jadi tempat curhatnya mereka. Intinya, menambah ilmu persepak­bolaan saya.(ryn/c/rez/py)