Empat Kios dan Satu Motor Dilahap si Jago Merah

by -55 views
PEMADAMAN: Petugas Damkar Kota Bogor berjibaku memadamkan api yang melahap kios di Kampung Munjul, kemarin.

METROPOLITAN – Empat kios pedagang di Jalan Raya Salabenda, Kampung Munjul, RT 03/05, Kelu­rahan Kayumanis, Kecamatan Tanahsareal, habis dilahap si jago merah, kemarin sekitar pukul 22:35 WIB.

Seorang saksi, Icang (28), yang juga penjaga bengkel, menjelaskan sebelum kejadian sempat terdengar ledakan hebat dari warung kopi milik Sari, disusul dengan ko­baran api yang langsung menjalar ke sekitar kios. Banyaknya bahan yang mudah terbakar mengakibatkan api cepat me­rambat ke tiga kios lainnya yang tak jauh dari warung kopi ter­sebut. ­

Icang yang kala itu tengah beristirahat sempat dikagetkan dengan ledakan dahsyat yang diduga muncul dari warung kopi milik Sari.

“Waktu itu saya sedang tiduran. Kaget dengar ledak kencang, saya langsung bangun dan keluar untuk me­lihat. Pas saya lihat, sudah ada api dan kepulan asap. Saya tidak tahu pasti kejadiannya, soalnya saat itu saya sedang tidur. Tapi yang jelas, saya dengar bunyi ledakan,” kata Icang ke­pada Metropolitan.

Icang mengaku tidak bisa menyelamatkan sedikit pun barang-barang berharga mi­liknya. Pakaian, lemari, kasur, dokumen berharga, barang dagangan milik majikannya hingga satu unit motor ikut terbakar.

“Semuanya habis terbakar, saya tidak sempat menyelamatkannya. Pas saya bangun, api sudah membesar dan menjalar ke bengkel. Saya panik dan langsung keluar,” bebernya.

Sementara itu, Ketua RW 05, Kampung Munjul, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah­sareal, Sahrial Gustaman, mem­benarkan dugaan sementara api berasal dari warung kopi milik Sari. Hal itu lantaran tiga kios lainnya sedang tutup.

Ia memprediksi ledakan tersebut berasal dari kompor gas. Sebab, kala itu Sari diduga tengah keluar untuk berbelanja kebu­tuhan warung ke Pasar Kemang dan meninggalkan warungnya dalam keadaan kompor me­nyala.

“Dugaan sementara ada ke arah situ. Karena posisinya hanya warung kopi saja yang buka, yang lainnya tutup. Apalagi Sari memang suka belanja ke Pasar Kemang di malam hari. Tapi kita tidak bisa menyimpulkan dahulu karena belum ada bukti dan saksi. Tapi sampai saat ini Sari masih belum ditemukan untuk dimintai keterangan,” tegas pria yang akrab disapa Gustaman itu.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Hingga kini pihak berwenang juga masih mendalami penye­bab hangusnya empat kios tersebut.

Sekadar diketahui, sebanyak empat mobil pema­dam kebakaran, satu mobil unit suplai dan tiga mobil pemadam kebakaran tambahan dari Parung, Ciomas dan Cibinong ikut diterjunkan untuk men­jinakkan api. (ogi/c/mam/run)

Loading...