Jokowi Incar Generasi Berkualitas

by -17 views

METROPOLITAN – Peningkatan anggaran pendidikan diharapkan bisa meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) menjadi 72,51 dari target 2019 di 71,98.

Untuk itu, pemerintah menetapkan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari belanja negara, atau sebesar Rp 505,8 triliun. Alokasi ini naik 29,6 persen dibandingkan realisasi anggaran pendidikan 2015 sekitar Rp 390,3 triliun.

Pasalnya, selama ini daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia masih menjadi tantangan besar karena rendahnya produktivitas, pendidikan dan keterampilan.

Harus ada peningkatan kualitas SDM agar siap berkompetisi dan beradaptasi dengan kemajuan industri dan teknologi. Dengan begitu bonus demografi menjadi bonus lompatan kemajuan.

“Dengan anggaran pendidikan yang meningkat tersebut, diharapkan tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menyatakan kemampuan dasar anak-anak Indonesia harus terus dibangun, mulai dari pendidikan usia dini dan pendidikan dasar. Peningkatan terutama untuk kemampuan literasi, matematika, dan sains. Dengan begitu, dasar ini bisa menjadi pijakan bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Adapun anggaran pendidikan tersebut akan difokuskan untuk mendukung inisiatif perluasan akses pendidikan dan peningkatan skill SDM, melanjutkan percepatan dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan oleh Kementerian PUPR, dan meningkatkan kualitas dan keterampilan SDM melalui pendidikan vokasi.

“Berbagai program pembangunan SDM kita siapkan, untuk memastikan bonus demografi menjadi bonus lompatan kemajuan. Kita bangun generasi bertalenta yang berkarakter dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Indonesia memiliki modal awal untuk bersaing di tingkat global,” kata Jokowi. (cn/suf/py)