Kang Emil Sebut Pemekaran Provinsi Bogor Raya Nggak Mendesak

by -550 views

METROPOLITAN.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai pemekaran Provinsi Bogor Raya yang sedang ramai diperbincangkan tidak memiliki urgensi atau tidak mendesak.

Pernyataan itu disampaikan lelaki yang akrab disapa Keng Emil ini usai menghadiri Peringatan Hari Pramuka ke-58 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (22/8).

Menurut Kang Emil, urgensi pemekaran ada di daerah tingkat II atau di kabupaten/kota. Dirinya mengambil contoh, Dana Alokasi Umun (DAU) antara Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Barat (Jabar) bisa berbeda hingga Rp15 triliun lebih besar Jatim.

Sebab, Jatim memiliki daerah tingkat II atau kota/kabupaten lebih banyak dari Jabar. Padahal, jika dihitung jumlah penduduk, Jabar memiliki jumlah penduduk lebih banyak.

“Sudah saya sampaikan urgensi pemekaran itu ada di tingkat dua. Kalau pemekaran di tingkat dua banyak DAU dari pusat banyak. Jatim dan Jabar DAU nya bisa beda Rp15 trilium karena daerah di Jatim (tingkat II) 38 dan Jabar 27. Padahal penduduk kita lebih banyak,” ujar Kang Emil.

Atas alasan itu, Keng Emil lebih sepakat untuk memperbanyak daerah tingkat II dan desa-desa dimekarkan. Tujuannya, agar pelayanan publik lebih dekat.

“Jadi tidak urgens, urgensinya perbanyak daerah tingkat II dan desa-desa di mekarkan. Sehingga pelayanan publik lebih dekat,” terangnya. (fin)