Lama tak Hujan, Hewan Ternak Kelaparan

by -
KERING: Kondisi Sungai Cipamingkis yang kering akibat kemarau panjang. Kondisi ini juga terjadi di Sungai Ciherang, Kecamatan Sukamakmur yang airnya surut.

SUKAMAKMUR – Hujan yang tak kunjung turun dalam kurun waktu tiga bulan di Desa Cibadak Kecamatan Sukamakmur, membuat warga gelisah. Selain banyaknya sawah yang mengering, kemarau panjang yang terjadi tersebut juga dikhawatirkan akan berdampak kurang baik terhadap hewan ternak yang dimiliki warga.

Warga Cibadak, Ayub menjelaskan, saat ini banyak petani yang tak dapat bekerja lantaran ketersediaan air yang mulai menipis. “Sudah hampir tiga bulan di sini belum turun hujan. Dampaknya banyak sawah yang kekeringan. Kalau untuk dipakai sehari-hari air sih masih ada. Tapi kalau untuk sawah yang sulit,” ujarnya.

Tak hanya itu, akibat kekeringan yang terjadi, Ayub mengaku gelisah lantaran hewan ternak seperti kambing dan sapi yang dimiliki warga turut terkena imbas. “Kalau sawah kering, makanan untuk sapi dan kambing juga akan sulit. Sulit mencari rumput kalau kering,” jelasnya.

Ayub pun berharap agar hujan segera turun diwilayahnya agar petani dapat kembali lagi ke sawah. “Ya semoga hujan segera turun. Petani agar dapat kembali lagi menanam padi di sawah. Semoga kemarau panjang ini segera berakhir,” katanya.

Kemarau panjang juga menyebabkan surutnya  air di aliran sungai Ciherang. Volume air yang terdapat dialiran sungai Ciherang surut drastis. Warga sekitar, Fadil mengatakan, bahwa air sungai Ciherang merupakan salah satu sumber kehidupan masyarakat sekitar. Menurutnya, air di sungai Ciherang dimanfaatkan warga sekitar untuk mengairi persawahan yang ditanami padi. “Biasanya petani memanfaatkan air di sungai ini untuk mengairi sawahnya. Itu dilakukan sejak dari dulu,” ujarnya.

Fadil pun mlanjutkan bahwa menyusutnya volume air di sungai tersebut berdampak pada mengeringnya tanaman persawahan. “Kalau sungai kering sawah juga menjadi kering. Meski saat ini sih kondisinya beberapa petani masih dapat memanfaatkan sedikitnya volume air. Itu juga yang dapat diairi yang lahannya dekat sungai,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa kekeringan yang melanda wilayahnya sudah terjadi semenjak kurun waktu tiga bulan. “Kalau hujan belum turun itu semenjak tiga bulanan. Belum turun hujan, di sini hanya melihat mendung-mendung saja,” pungkasnya. (tib/els)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *