Mendikbud Usul Gaji Guru Honorer Masuk DAU

by -95 views

METROPOLITAN – Mendikbud, Muhadjir Effendy, mengusulkan gaji guru honorer K2 bisa masuk Dana Alokasi Umum (DAU) yang dikucurkan dari APBN. Nominalnya setara Upah Minimum Regional (UMR).

Usulan tersebut, menurut Muhadjir, sudah disampaikan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk dibuatkan payung hukumnya agar guru-guru honorer K2 yang belum menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bisa meningkat kesejahteraannya.

”Saya sudah usulkan ke menkeu. Semoga legalitasnya bisa dikeluarkan agar bisa menyelesaikan masalah guru honorer K2 yang sangat dilematis ini,” terangnya.

Muhadjir mengungkapkan, dalam penyelesaian masalah guru honorer K2, pemerintah sudah menyiapkan dua skema. Pertama, lewat rekrutmen CPNS bagi honorer K2 yang memenuhi syarat PP Manajemen PNS.

Kedua, PPPK yang diperuntukkan bagi guru honorer K2 berusia di atas 35 tahun. Dalam PPPK tahap I, pemerintah sudah menyiapkan alokasi 75.000. Sayangnya yang lulus PPPK hanya 34.000 dari jumlah peserta 90.000 orang.

”Saya ditanya Bu Menkeu, apa mau anak bapak diajari guru yang tidak lulus tes. Karena untuk tes PPPK ini lebih mudah. Saya hanya bilang, terus memperjuangkan mereka karena guru honorer K2 ini sudah belasan hingga puluhan tahun mengabdi. Memang dilematis, tapi harus diselesaikan,” tuturnya.

Dengan adanya perbaikan gaji, guru honorer K2 bisa diperlakukan lebih manusiawi dibandingkan sekarang. Ada yang hanya menerima insentif Rp300.000 per bulan. Nantinya gaji guru honorer K2 ini masuk APBD (dana dari APBN, red), sehingga pemda bertanggung jawab penuh. ”Usulan saya dananya dari DAU tapi pemda yang ngatur karena mereka berurusan dengan guru honorer K2,” tandasnya. (jp/feb/py)

Loading...