Pemkot Buat Kebijakan Link and Match

by -33 views

SUKABUMI, – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mendorong generasi muda muslim agar menguasai teknologi informasi.

Wakil Wali Kota Sukabumi Andri S Hamami mengatakan, generasi muda muslim Kota Sukabumi harus menjadi saudagar atau pedagang yang siap bersaing di tengah perkembangan zaman.

“Ini sesuai dengan tema halaqoh dan silaturahmi hari ini bagaimana  mencetak generasi muda muslim menjadi saudagar berbasis ekonomi syariah,”ungkap Andri

Menurutnya,  pemuda dituntut untuk bersemangat dalam segala hal. Termasuk bertindak  kreatif, inovatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Sebab, tantangan zaman ke depan ungkap Andri, adalah revolusi industri 4.0 dan society 5.0. “Berbagai teknologi yang menjadi tanda dimulainya revolusi industri 4.0 sudah mulai diterapkan di berbagai lini,” terangnya.

Untuk menghadapi perubahan yang dibawa revolusi industri 4.0 kata Andri, Pemkot Sukabumi pun sudah bersiap menghadapinya. Salah satunya dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui program link and match antara pendidikan dan industri.

“Kebijakan link and match ini dilaksanakan untuk memastikan agar kompetensi yang dimiliki SDM Kota Sukabumi sudah sesuai dengan kebutuhan industri berbasis teknologi digital seperti halnya revolusi industri 4.0,” jelasnya.

Ditambahkan Andri, Kota Sukabumi merupakan kota perdagangan dan jasa. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi sektor perdagangan dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 48 persen.

“Potensi ini menyadarkan kita bahwa warga Kota Sukabumi mayoritas adalah pedagang, bahkan Rasulullah SAW menyampaikan 9 dari 10 pintu rezeki datangnya daru usaha atau berdagang dan kunci menjadi saudagar sukses sesuai tuntutan islam adalah kejujuran,”terangnya. (hms/ade/feb)

Loading...