Pemuda Pamijahan Ingin Merdeka Dari Sampah

by -19 views

METROPOLITAN.id – Banyak cara dilakukan dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74. Di Pamijahan Kabupaten Bogor, para pemudanya memilih melakukan refleksi merah putih. Salah satu agendanya adalah bebersih kampung sebagai simbol ingin merdekanya pemuda dan warga dari sampah.

Bebersih dilakukan di seputaran Kampung Kansas, Drsa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Para peserta dari ibu-ibu, pemuda, mahasiswa hingga warga ini nampak antusias.

Bebersih lingkungan dengan cara memungut sampah ini juga masuk katagori lomba agar lebih meriah. Peserta yang mengumpulkan sampah terbanyak diganjar hadiah menarik yang sudah disiapkan panitia.

“Di hari kedua kami melaksanakan lomba bebas dari sampah liar, mengambil sampah dan mengumpulkannya. Siapa yang paling banyak mengambil sampah itu nanti yang akan mendapatkan hadiahnya,” kata tokoh pemuda Pamijahan, Ruhiyat Sujana.

Menurutnya, bebas dari sampah dan kemiskinan menjadi salah satu tema yang diangkat dalam peringatan HUT RI ke-74 kali ini. Sebab, lelaki yang juga terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor pada Pemilu 2019 lalu ini menilai 2 persoalan tersebut masih menjadi PR yang harus diselesaikan.

“Kemerdekaan itu selain bebas dari belenggu penjajah, juga harus terbebas dari persoalan sosial, bebas dari persoalan sampah. Tentu ini menjadi PR bersama, khususnya pemerintah. Semoga kita semua tergugah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pemuda Pamijahan juga menghadirkan berbagai kegiatan memeriahkan HUT RI. Mulai dari upacara pengibaran bendera, berbagai lomba hingga malam refleksi seperti zikir dan ziarah ke makam pejuang asal Desa Pasarean.

Sementara itu, salah seorang peserta lomba, Linda mengaku sangat mengapresiasi lomba memungut sampah yang digelar. Baginya, kegiatan itu bisa ikut membebaskan lingkungan dari persoalan sampah.

“Semoga masyarakat lain juga ikut peduli menjaga lingkungannya, tak hanya dalam perlombaan ini tapi di hari-hari lainya jug,” tandasnya. (mul/b/fin)