Perusahaan Luar Menang Lelang

by -972 views
SIAP DIBANGUN: Beginilah kondisi pedestrian di sepanjang Jalan Suryakencana yang akan direnovasi. Proyek terusan ini dilakukan dengan nama peningkatan Jalan Suryakencana lanjutan.

METROPOLITAN – Proyek ambisius Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menata kawasan Jalan Surya­kencana, Kecamatan Bogor Tengah, berlanjut di sisa 2019 ini. Setelah tahun lalu mengerjakan peleba­ran pedestrian di sebelah kanan jalan, kini proyek terusan digeber dengan nama peningkatan Jalan Suryakencana lanjutan.

Sejak masuk lelang akhir Juli, Bagian Pengadaan Barang Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor akhirnya menetapkan pemenang proy­ek dengan pagu anggaran Rp15 miliar itu kepada perusahaan ’asing’ alias penyedia jasa luar Kota Bogor. Pada laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, pemenang jatuh pada PT Pulau Biru Ansor dengan nilai pe­nawaran Rp14.220.916.100.

Perusahaan yang berdomi­sili di Majasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten itu mengandaskan 12 perusa­haan yang melakukan pena­waran untuk proyek lanjutan itu. Sesuai jadwal, penetapan dan pengumuman pemenang seharusnya bisa keluar pada 9 Agustus. Namun rupanya, Ba­gian PBJ memerlukan waktu lebih dari dua minggu dalam melakukan evaluasi bahkan sampai lima kali perubahan waktu hingga akhirnya diten­tukan pemenang.

“Penetapan dan pengumu­man (pemenang, red) sudah pada Kamis (22/8) malam. Evaluasi mendalam dilakukan dari perusahaan, evaluasinya dari pertama masih banyak yang kurang dari awal masa evaluasi itu,” terang Kasubbag Pembinaan Pengadaan Barang dan Jasa pada Bagian PBJ Setda Kota Bogor, Dedi Rus­mana, kemarin.

Saat ini, sambung Dedi, pro­gres berada pada tahap masa sanggah lima hari kerja. Se­suai jadwal, keluar Surat Penunjukan Barang Jasa (SPPBJ) pada Jumat (30/8) agar bisa dilakukan tanda tangan kontrak. Apalagi, tahun anggaran 2019 tersisa empat bulan lagi. Sedangkan peker­jaan lanjutan dalam Kerang­ka Acuan Kerja (KAK) mem­butuhkan waktu 120 hari kalender.

“Sekarang sedang tahap masa sanggah lima hari kerja, ya sampai Kamis (29/8). Masa sanggah terakhir. Masa sanggah beres kalau tidak ada sanggahan. Tapi apabila ada sanggahan dan diterima, maka kita eva­luasi ulang,” ujar pria yang akrab disapa Aceng itu.

Terpisah, Kepala Dinas Pe­kerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Chusnul Ro­zaqi, menyerahkan proses lelang kepada ULP karena berkas sudah selesai sejak pertengahan tahun. Ia menga­kui proses ini harus tertunda lantaran seharusnya peneta­pan pemenang sudah dilaku­kan pada 23 Juli. Pembangu­nan sendiri akan menata pedestrian sepanjang Jalan Surken, mulai dari Pasar Bo­gor sampai Gang Aut, terma­suk satu paket dengan peker­jaan drainase.

“Tapi ada evaluasi ulang ya jadi mundur ke akhir Agustus. Itu ranah ULP, kita tunggu saja hasilnya. Mudah-muda­han bisa cepat, karena masa pekerjaannya kan 120 hari kalender ya,” tuntasnya. (ryn/c/yok/py)