Primer-Sekunder Tumbuh 10 Persen

by -30 views

SURABAYA, Jawa Pos – Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jatim optimistis sektor properti kembali bergairah pada semester kedua tahun ini. Mereka bahkan berani memproyeksikan penjualan properti 2019 tumbuh sampai 10 persen.

Penjualan tersebut berlaku baik untuk properti primer maupun sekunder. Ketua Arebi Jatim Rudy Sutanto mengungkapkan, peningkatan penjualan sebenarnya terasa sejak pemilu berakhir April lalu. Saat itu, terjadi kenaikan permintaan cukup signifikan untuk hunian sekunder.

Tapi, tidak demikian halnya dengan hunian primer. ’’Perkiraan kami, setelah kabinet terbentuk Oktober nanti, penjualan primer juga bergairah,’’ katanya setelah membuka Arebi Jatim Property Expo di Galaxy Mall 3 kemarin (12/8).

Menurut Rudy, saat pasar properti bergairah, ada peluang untuk menaikkan harga. Sampai sekarang, harga properti baik primer maupun sekunder masih tertekan. Harga properti primer, misalnya. Sejak awal tahun sampai sekarang, kenaikannya hanya 2–3 persen. Pengembang memilih menahan harga untuk meningkatkan penjualan.

’’(Properti) sekunder juga harganya stagnan,’’ sebut Rudy. Itu terjadi karena ada suplai berlebih. Pada Oktober nanti, Arebi yakin harga properti sudah bisa naik. ’’Perkiraan kami, primer bisa naik hingga 6 persen,’’ kata Rudy.

Dia menambahkan, sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli properti. Wakil Ketua DPP Arebi Bidang III Omar Faizal menya takan, relaksasi peraturan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) juga akan menggairahkan properti. Apalagi jika ditambah dengan turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). ’’Saat ini tren suku bunga KPR cenderung turun,’’ katanya. (res/c17/hep)

Loading...