Renovasi Kantor Camat Bogut Digarap Pengusaha Jakarta

by -72 views
RENOVASI: Kantor Kecamatan Bogor Utara sedang direnovasi. Pembangunan tersebut akan dibuat konsep ‘heritage’.

METROPOLITAN – Sejak awal Agustus, kantor Kecamatan Bogor Utara (Bogut) di Jalan Gagalur Raya, Kelurahan Te­galgundil, dibongkar dan men­galami renovasi.

Tak tanggung-tanggung, biaya yang harus dikeluarkan Pe­merintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menyulap konsep kan­tor baru yang lebih ‘heritage’ itu tak kurang dari Rp5,2 mi­liar. Konsep heritage dengan pilar besar di bagian muka kantor, menjadi konsep baru dari semua kantor kecamatan se-Kota Bogor.

Pembangunan gedung baru nantinya bakal menghubung­kan antara kantor kecamatan dengan kantor Kelurahan Te­galgundil yang lokasinya ber­sebelahan. Sehingga akan menjadi kantor kecamatan pertama yang terintegrasi dengan kantor kelurahan di Kota Bogor.

Dari 87 peserta lelang dengan pagu anggaran Rp5,7 miliar, pekerjaan dengan nama Pengadaan Jasa Kon­struksi Pembangunan Gedung Kantor Kecamatan itu dime­nangkan perusahaan asal Ja­karta Timur, CV Pilar Putra Rango yang menawar Rp5.258.772.586,80.

Camat Bogor Utara, Rahmat Hidayat, mengatakan, proses lelang sudah selesai sejak Juli dan pekerjaan masuk sesuai kontrak per 1 Agustus. Waktu pelaksanaannya 150 hari ka­lender atau harus rampung sekitar akhir November.

“HPS-nya sekitar Rp5,7 miliar yang menang itu nawar Rp5,2 miliar. Kalau melihat waktu sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK)-nya 150 hari ka­lender, ya November akhir harus sudah beres,” katanya saat ditemui Metropolitan di kawasan Cimahpar, kemarin.

Nantinya, sambung dia, kon­sep bangunan akan seperti kantor Balai Kota Bogor, dengan nuansa heritage dengan pilar-pilar tiang besar di bagian de­pan kantor.

Untuk meningkat­kan fungsi bangunan, konsep bangunan yang akan dibangun nantinya akan digabung dengan kantor Kelurahan Tegalgundil di belakang kantor kecamatan Bogor Utara. Ini pun bakal jadi konsep pertama di Kota Hujan, di mana kantor kecamatan gabung dengan kantor kelura­han yang jadi lokasi ibu kota kecamatan.

“Pada dasarnya pelayanan juga kan tak jauh beda, se­hingga cepat. Nantinya ada jembatan penghubung antar dua bangunan, kalau sukses mau diterapkan juga untuk kecamatan-kecamatan lain. Kebetulan kan ibu kota keca­matan Bogor Utara ada di Tegalgundil, jadi ya di situ. Di kiri itu kecamatan, kanannya kelurahan. Pintu masuknya kecamatan di (Jalan) Gagalur, yang kelurahan dari jalan di­belakangnya,” terang mantan Kepala Bagian Adminstrasi Pengendalian Pembangunan dan Pengadaan Barang Jasa (Adalbang) Setda Kota Bogor itu.

Untuk sementara, kata Rah­mat, pelayanan kecamatan mengontrak di Jalan Kresna Raya depan Taman Lapangan Kresna atau sebelah kantor PMI Kota Bogor. Pelayanan lain dilakukan sementara, hanya saja untuk perekaman KTP elektronik (KTP-el) dila­kukan di kantor Dinas Kepen­dudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), tak jauh dari kantor kecamatan lama.

“Ada khusus untuk warga Bogor Utara. Karena kan loka­sinya dekat, di wilayah (Bogor) Utara juga, jadi sementara di sana, kan lebih efektif juga. Sedangkan ada 10 pelayanan yang sekarang bisa diurus satu pintu dari kelurahan, jadi nanti pegawai kelurahan yang follow up ke kecamatan,” pung­kas pria yang juga pernah men­jadi ketua Umum Persikad Depok itu. (ryn/c/yok/py)