Sebulan, Jawa 8 Kali Bergetar

by -
PANIK: Sejumlah pasien RSIA Hermina Bogor berhamburan ke luar gedung lantaran diguncang gempa, kemarin.

METROPOLITAN – Peristiwa gempa bumi yang me­landa Sumur, Banten, menambah catatan gempa bumi yang melanda Pulau Jawa. Sedikitnya ada delapan peris­tiwa gempa bumi yang melanda Pulau Jawa satu bulan terakhir ini.

Dari data yang dirilis Badan Me­teorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) via Twitter, sejak 17 Juli 2019 sudah ada delapan kejadian gempa bumi yang melanda Pulau Jawa. Peristiwa itu terjadi di Tasikmalaya, Ba­nyuwangi, Pangandaran, Bli­tar, Banten dan Banyuwangi. Guncangannya pun bervari­asi.

Kepala Seksi Data dan In­formasi Stasiun BMKG Bogor Hadi Saputro mengatakan, sejauh ini belum ada manusia ataupun alat yang mampu memprediksi gempa. “Memang gempa itu tidak dapat diprediksi ya, random­ly. Tidak ada yang namanya periode ulang. Selain itu, po­tensi waktunya tidak menen­tu,” katanya kepada Metropo­litan.

Terkait gempa Banten, menurut Hadi, itu masih gempa biasa dan belum bisa dikategorikan megathrust. Untuk ancaman tsunami sen­diri, jelas Hadi, untuk wilayah Bogor aman karena berada di dataran tinggi. Justru war­ga Bogor harus waspada ter­hadap efek gempa.

“Kalau megathrust itu kalau sudah di atas 8 SR seperti di Aceh. Faktor kedalaman gempa itu juga memengaruhi. Semakin dangkal maka akan semakin terasa.

Kalau tsunami tidak mungkin sampai ke Bogor karena da­tarannya tinggi. Tapi kalau efek dari gempa harus diwas­padai. Apalagi kalau pondasi rumahnya jelek, itu potensi robohnya tinggi,” jelasnya.

Gempa Banten juga merupa­kan salah satu gempa tektonik yang diakibatkan bergesernya lempengan bumi sehingga menyebabkan getaran.

“Yang sekarang ini adalah salah satu gempa tektonik. Sekarang ini lempeng Indo-Australia itu sedang masuk lempeng Indoeurasia, jadi ya mungkin karena gesekan itu terjadi gempa,” pungkas­nya.

Untuk wilayah Kota Bogor, Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Kota Bogor merilis dampak dari gempa yang ditimbulkan adalah rusaknya satu rumah di Kedunghalang, Bogor Utara, Kota Bogor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi kepanikan masih dirasakan warga se­kitar. (cr2/c/rez/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *