Serapan Dana Kelurahan cuma 40 Persen

by -

METROPOLITAN – Pe­merintah Kota (Pemkot) Bogor mendapatkan ban­tuan dana kelurahan untuk 68 kelurahan di enam keca­matan se-Kota Bogor pada tahun anggaran 2019 sebesar Rp25,1 miliar, yang terbagi dua tahap.

Tahap pertama alokasi ang­garan yang dialirkan sekitar Rp12 miliar, beberapa wak­tu lalu. Hingga akhir Juli, anggaran dana kelurahan baru terserap sekitar 40 per­sen alias baru terserap Rp4,8 miliar. “Sampai hari ini (ke­marin sore, red) serapan dana kelurahan sudah men­capai Rp4,8 miliar, dari total anggaran yang sudah dicair­kan setengah dari total alo­kasi, di tahap pertama ya­kni Rp12 miliar. Artinya sudah terserap kurang lebih 35-40 persen. Seluruhnya kan Rp25,1 miliar,” kata Se­kretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi.

Pemkot Bogor sendiri, sam­bung Lia, sempat menarget­kan penyerapan dapat men­capai 50 persen pada akhir bulan lalu untuk memenuhi persyaratan dalam pencai­ran dana kelurahan pada tahap kedua. Ini mengacu pada Peraturan Menteri (Per­men) Keuangan Nomor 130 Tahun 2018 tentang Pembangunan Sarana Pra­sarana (Sarpras) dan Pem­berdayaan di Kelurahan.

”Penyerapan 50 persen di­targetkan akhir Juli, tapi untuk penyampaian kelengkapan berkas sampai 16 Agustus, untuk bisa mengajukan pen­cairan tahap kedua sebesar Rp12,5 miliar. Kota Bogor masih memiliki waktu tanggal itu untuk kelengkapan bekas disampaikan ke pemerintah pusat,” papar Lia.

Melihat serapan yang sudah ada, ia optimistis sebelum tenggat waktu yang ditentukan, serapan dana kelurahan dapat mencapai target. Beberapa kelurahan masih melakukan pelaksanaan kegiatan. Sejak awal, pemkot melakukan map­ping ke wilayah soal kendala yang dihadapi, mengingat tahun ini pertama kali kelu­rahan bertindak sebagai peng­guna anggaran. “Inspektorat selaku pembina bersama kami, juga Bagian Pengadaan Barang Jasa, juga membantu kelurahan,” ungkap Lia.

Sementara itu, Lurah Tegal­lega, Kecamatan Bogor Tengah, Ervin Yulianto, menu­turkan, kelurahan yang di­pimpinnya itu sudah melaks­anakan kegiatan dari dana kelurahan dan sudah terse­rap lebih dari setengah jum­lah yang dialokasikan.

Di antaranya seperti kelu­rahan lain, Kelurahan Tegal­lega kebagian jatah dana kelurahan Rp370 juta. Dana itu digunakan untuk tiga pekerjaan, yakni perbaikan jalan, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan pembangunan MCK umum.

“Sisanya tinggal Rp123 juta, untuk pembangunan MCK umum di RW 5. Itu se­paket dengan perbaikan posyandu dan lapangan bu­lutangkis karena lokasinya bersebelahan. Sedangkan jalan dan TPT sudah selesai. Targetnya awal Agustus yang MCK akan dimulai,” pungkas Ervin. (ryn/c/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *