Siapa 8 Pejabat Pilihan Bupati?

by -

METROPOLITAN – Lelang jabatan (open bidding) untuk delapan kursi pejabat Eselon II di lingkup Pemerintah Ka­bupaten (Pemkab) Bogor sudah memasuki tahap akhir. Tiap kursi kosong di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dilelangkan sudah ada tiga nama. Siapa pemenangnya? Semuanya tergantung pilihan Bupati Bogor Ade Yasin.

Dari informasi yang didapat Metropolitan, jabatan kepala Dinas Pendidikan (Disdik) di­perebutkan Camat Ciampea Entis Sutisna, Kepala SMPN Cileungsi Oman Saidiman, guru madya Wahyudin. Sedang­kan kursi kepala Dinas Kebu­dayaan dan Pariwisata (Dis­budpar) diincar Sekretaris Disbudpar Bangbang Padma­negara, Camat Leuwiliang Chairuka Judhyanto dan Camat Nanggung Muliadi.

Lalu kursi kepala Dinas Pem­berdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kandidatnya Kepala Bagian Perundang-undangan Setda Ade Jaya, Ca­mat Leuwiliang Chairuka Jud­hyanto dan Camat Megamen­dung Hadijana. Sedangkan jabatan kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) ternyata jadi dilirik Camat Citeureup Asep Mulyana Sudrajat, Sekre­taris DP3AP2KB Chaerudin Felani dan Sekretaris Dinas Damkar Ma’mur.

Sementara itu, Camat Tenjo Asnan, Sekretaris Dinas Kope­rasi dan UMKS Siti Euis dan Camat Rumpin Zulkifli sama-sama mengincar kursi kepala Badan Kepegawain Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). Selebih­nya lihat grafis.

Ditemui saat Hari Kesatuan Gerak PKK di Gedung Tegar Beriman, Bupati Bogor Ade Yasin mengaku segera melan­tik pejabat yang akan dipilihnya. Namun itu setelah turunnya surat dari dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN). “Mungkin pelantikan akan berbarengan di hari yang sama. Tapi diu­tamakan pejabat Eselon II,” kata Ade.

Sebelumnya, Kepala BKPP Kabupaten Bogor Dadang Irfan mengatakan, tiga besar nama hasil seleksi yang telah keluar nanti tergantung daripada hak preogratif Bupati Ade Yasin. ”Kalau sudah tiga besar nama yang lulus, itu nanti tergantung bupati yang menentukan,” ujarnya.

Dadang juga menjelaskan mekanisme yang sudah dilalui 24 orang yang berhasil bertahan yaitu ada uji kompetensi untuk para peserta yang mendaftar dan dikawal tim panitia se­leksi (pansel) yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 Tahun 2014 dan Pe­raturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang ASN. Setelah open bidding dilaks­anakan, KASN akan membe­rikan penilaian, mulai dari keabsahan pelaksanaan hing­ga aturan-aturan yang sudah ditentukan. (cr2/b/els/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *