Solusi Barca Bernama Grizi

by -200 views

Metropolitan – Sebelum pertandingan melawan Real Betis di Camp Nou kemarin WIB (26/8), FC Barcelona dibayangi kecemasan. Sebab, Barca kehilangan dua bintang lini serangnya sekaligus akibat cedera, Lionel Messi dan Luis Suarez. Sejarah mencatat, Barca tidak pernah menang di La Liga setiap kali Messi dan Suarez absen secara ber samaan. Statistiknya adalah dua kali seri dan sekali kalah.Ditambah Ousmane Dembele juga cedera, entrenador Ernesto Valverde mau tidak mau mengandalkan satu-satunya striker yang fit: Antoine Griezmann. Striker yang dibeli dari Atletico Madrid seharga EUR 120 juta (Rp 1,89 tri li un) itu di pa sangkan dengan Ra finha dan winger dari La Masia Carles Perez.

Trisula Barca yang tidak biasa itu ternyata tidak mengecewakan. Grizi –sapaan akrab Griezmann– mencetak dua gol awal Barca (41’ dan 50’) dalam kemenangan 5-2 atas Betis. Plus memberikan assist untuk gol kelima yang dicetak Arturo Vidal (77’). Perez menambahkan gol ketiga (56’) dan Jordi Alba untuk gol keempat (60’).

Setelah dicibir karena performa biasa-biasa saja saat Barca kalah 0-1 oleh Athletic Bilbao pada jornada pembuka (17/8), Grizi mendapat komplimen kemarin. ”Hari ini (kemarin, Red) sangat penting baginya (Griezmann, Red) setelah apa yang dialami beberapa striker kami. Dia pun bereaksi dengan sempurna,’’ ucap Valverde sebagaimana dilansir Marca.

Meski diposisikan sebagai nomor 9, Grizi di atas lapangan justru terlihat memainkan peran nomor 10. Valverde, sepertinya, memang memberikan free role kepada striker 28 tahun itu untuk turun menjemput bola dan men distribusikannya. Grizi mencatat 64 operan bola dengan 54 di antaranya sukses. Hanya tiga lebih sedikit dibandingkan gelandang jangkar Barca Sergio Busquets dan tiga lebih banyak ketimbang The Next Xavi Hernandez, Frenkie de Jong.

Satu lagi trademark Messi yang berhasil difotokopi dengan sempurna oleh Grizi terlihat dari proses terjadinya gol kedua. Gol itu lahir dengan akselerasi dan eksekusi khas La Pulga. Yakni, cut inside dari sisi kanan penyerangan yang diselesaikan dengan sepakan melengkung dengan kaki kiri bagian dalam. Bola pun menghunjam ke pojok kanan bawah kiper lawan. ”Blaugrana seperti punya dua Messi.” Begitu judul Mundo Deportivo.”Aku melihat Messi melakukannya (untuk proses dan eksekusi gol kedua, Red) saat latihan dan menirunya di laga ini,” ucap Grizi kemudian tertawa kepada Movistar. ”Tentu saja aku tidak bisa melakukannya sendirian. Yang terbaik adalah saat ada rekan setim yang cedera, penggantinya bisa tampil gemilang,” lanjut Pemain Terbaik La Liga 2015–2016 tersebut.

Grizi, sepertinya, tidak mau setengah-setengah meniru Messi. Selebrasi gol ke duanya, berupa chalk toss ke arah Barcelonistas, mengingatkan gaya yang pernah dilakukan La Pulga dalam El Clasico pada Desember 2017 di Santiago Bernabeu. Bedanya, Grizi me nyertakan segenggam glitter yang memang dipersiapkan sebelumnya. Yakni, melalui bantuan steward di pinggir lapangan. Glitter memberikan efek glowing dalam selebrasi Grizi. ”Sebenarnya selebrasi itu (terinspirasi) dari LeBron James. Aku suka melihat dia melakukan itu dan menirunya,” ucap striker yang selama ini dikenal dengan gaya selebrasi Hotline Bling dan dansa ala Fortnite tersebut.

Di sisi lain, ketika Grizi mulai membuka keran golnya di Barca, tidak demikian halnya dengan penggantinya di Atletico, Joao Felix. Hingga jornada kedua, striker yang dibeli Los Colchoneros dari Benfica itu masih scoreless. Padahal, performa remaja 19 tahun tersebut cukup moncer di pramusim. Felix sukses mencetak 3 gol dan mencatat 2 assist dalam 6 pertandingan. Meski begitu, entrenador Diego Simeone menganggap Felix punya kontribusi penting. Yakni, memberikan assist kepada Vitolo untuk membuat Atleti menang 1-0 atas Leganes di Estadio Municipal de Butarque kemarin. ”Dia (Felix, Red) sudah bermain sangat baik dan saya berharap performanya terus meningkat,” ucap Simeone di laman resmi klub. (io/c17/dns)