Terkendala Lahan, Pemdes Neglasari Surati Bupati

by -45 views
AKSES JALAN: Lahan yang bakal dijadikan akses penghubung Kecamatan Dramaga dengan Ciampea.

DRAMAGA – Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga bakal surati Bupati Bogor Ade Yasin, terkait pembebasan akses jalan penghubung dua kecamatan.

Sekretaris Desa Neglasari, Kosasih Irvan mengaku, sejak 2013, Pemdes Neglasari sudah mengusulkan ke Pemkab Bogor akan rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga dengan Desa Cihideungilir, Kecamatan Ciampea. Namun, sampai saat ini belum juga teralisasi.

Lambatnya pembangunan jalan disebabkan masih ada lahan milik warga seluas 123 meter yang belum dibebaskan Pemkab Bogor. “Kita bakal kirimkan surat ke bupati agar membebaskan lahan yang akan dijadikan akses jalan penghubung dua kecamatan,” ujar pria yang akrab disapa Engkos ini.

Menurut Engkos, pemilih lahan yang bakal dilalui jalan sudah mengizinkan lahanya di jual untuk pentingan jalan. Tinggal, pemkab bogor membebaskan lahannya saja. “Tidak hanya pemilik lahan yang sudah siap menjual lahannya, dari Pemdes Cihideungilir, Kecamatan Ciampea juga sangat mendukung ada jalan tembus,” katanya.

Terpisah, Kasi Ekbang Kecamatan Ciampea, Bedi mengaku, kebutuhan akses jalan penghubung dua Kecamatan sangat urgen. Saat jalan tersebut teralisasi, kepadatan arus kendaraan di sepanjang Jalan Raya Ciampea sampai Dramaga bisa teruraikan. “Untuk akses jalan di Desa Cihideungilir sudah dibuka, tinggal menunggu akses jalan dari Desa Neglasari. Termasuk, pembanggunan jembatan penghubungnya,” katanya.

Bedi menambahkan, program pembukaan akses jalan penghubung dua Kecamatan nantinya di buatkan Mou antar dua Desa. Desa Neglasari mengusulkan pembebasan lahan yang bakal di jadikan jalan. Lalu, Desa Cihideungilir mengusulkan pembanggunan jembatannya. “Intinya kita bakal buatkan Mou dua Desa, agar usulan pembangunan pembebasan lahan dan pembangunan jembatan bisa cepat teralisasi,” tukasnya. (ads/b/els)