Atasi Kebakaran Riau, Pemerintah Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca

by -27 views

METROPOLITAN.id – Untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pemerintah akan menggunakan teknologi modifikasi cuaca (TMC). 3 pesawat disiapkan untuk menjalankan TMC atau hujan buatan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, spesifikasi pesawat yang akan digunakan seperti Cassa 212-200 dengan kapasitas 1 ton yang sudah beroperasi di Riau sejak bulan 26 Februari 2019.

“Untuk memperkuat armada TMC pemerintah menambah 1 pesat CN 295 dengan kapasitas 2.4 ton. Kini pesawat tersebut sudah berada di Pekanbaru dan 1 Hercules dengan kapasitas 5 ton yang direncanakan datang di Pekanbaru pada hari Senin (16/9),” kata Agus melalui keterangan tertulisnya, Minggu (15/9).

Pesawat CN 295 merupakan pesawat terbang transpor militer taktis dengan 2 mesin turboprop dan diawaki oleh 2 personil. Pesawat ini bisa digunakan untuk mengangkut pasukan, evakuasi medis atau angkutan barang.

“Untuk keperluan TMC, CN 295 dikonfigurasi agar dapat mengangkut bahan semai dengan kapasitas 2.4 ton. Bagian perut pesawat dimodifikasi dengan dipasang rel untuk mengangkut 8 x 300 kg bahan semai yang dengan pipa untuk menabur bahan semai secara semi otomatis,” terangnya.

Agus menyebut, operasi TMC sangat tergantung dengan keberadaan awan potensial hujan yang secara rutin diperkirakan oleh BMKG. Seluruh pesawat dalam kondisi siaga dan jika terdapat potensi awan maka akan segera terbang untuk menyemai awan agar menjadi hujan.

“BMKG memperkirakan bahwa pertumbuhan awan berasal dari arah utama, sehingga saat ini sebagian wilayah Indonesia di sebelah utara seperti Aceh dan Sumatera Utara sudah mulai hujan. Pada hari ini terdapat potensi awan sedang di wilayah Riau dan Tim masih menunggu sampai pertumbuhan awan potensial cukup banyak dan kemudian dilakukan operasi TMC, “beber Agus.

Operasi TMC secara singkat dapat dijelaskan dengan pengoperasian pesawat terbang sampai di awan yang potensial hujan. Saat itu petugas membuka kran dan garam akan keluar melalui pipa untuk menaburi awan dengan garam. Bahan semai garam NaCl akan mengikat butiran-butiran air dalam awan, kemudian menggumpal menjadi berat dan akhirnya jatuh menjadi hujan. (ktr/fin)