Bupati Siapkan Tiga Kecamatan Jadi Lumbung Padi Dunia

by -165 views

METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menyiapkan tiga kecamatan di wilayah Timur untuk menyukseskan Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia pada 2045. Tiga kecamatan itu yakni Cariu, Tanjungsari dan Sukamakmur. Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, meskipun secara keseluruhan beras petani lokal hanya mampu memenuhi 61 persen kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Bogor, tiga kecamatan itu merupakan sumber penghasil gabah utama di Bumi Tegar Beriman. Di sana terdapat 5.186 hektare sawah yang bisa dipanen dua kali dalam setahun. Optimalisasi terus dilakukan agar produksi pertanian di 45.000 hektare sawah di seluruh Kabupaten Bogor tergarap maksimal. Di sisi lain, Kementerian Pertanian terus membantu dalam peningkatan produksi beras di Bumi Tegar Beriman. Seperti tahun lalu, dengan menerapkan program peningkatan produksi dan produktivitas Padi Inbrida. ”Tahun lalu budidaya Padi Inbrida di lahan 1.000 hektare. Budidaya Padi Inbrida sebagai pengganti benih padi bersubsidi berupa sarana produksi benih seluas 17.000 hektare yang tersebar di 889 kelompok tani,” katanya. Ade Yasin optimis Bumi Tegar Beriman segera mencapai swasembada pangan lokal dari saat ini hanya mampu memenuhi 61 persen kebutuhan beras 5,8 juta penduduk. Tahun lalu, Kabupaten Bogor mampu memproduksi 353.150 ton beras dari luas panen 85.966 hektare. ”Jumlah yang ada baru mampu memenuhi 61 persen kebutuhan. Tapi, kita optimis mampu tercapai swasembada. Yang penting nilai ekonomis petani meningkat dulu,” ucapnya. Sejak 2017, tambah AY, Pemkab Bogor mulai mengoptimalkan 5.186 hektare areal persawahan. Kini program optimalisasi sawah di tiga kecamatan tersebut mulai terbukti dengan tingginya produktivitas padi di Kabupaten Bogor. ”Kalau semua sudah cukup disediakan di sini, ke depan Kabupaten Bogor bisa swasembada pangan 100 persen,” ujarnya.(mer/rez/py)