Dari Kesedihan hingga Saran untuk Jokowi

by -1 views
HARU: Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato kontemplasi pada hari ulang tahunnya yang ke-70. Ada rasa duka yang menyelimuti karena sang istri, (Alm) Ani Yudhoyono yang tak ada disampingnya, dan sang ibu yang wafat beberapa hari lalu.

METROPOLITAN – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato kontemplasi pada hari ulang tahunnya yang ke-70. Ada rasa sedih terselip di hati SBY karena tak ada Ani Yudhoyono yang mendampinginya.

Namun, ia mengaku bahagia dan bersyukur bisa merayakan ulang tahun yang ke-70. Tetapi rasa syukur itu dibarengi rasa duka karena SBY baru saja ditinggal sang ibunda, Siti Habibah, sepuluh hari lalu.

”Rasa syukur dan bahagia tersebut berbarengan dengan rasa haru dan duka. Sepuluh hari yang lalu, sepuluh hari jelang hari kelahiran saya ini, ibunda tercinta yang melahi­rkan saya 70 tahun lalu tepat tanggal 9 September 1949, telah dipanggil Allah SWT,” kata SBY dalam pidato kon­templasinya di Puri Cikeas, Senin (9/9).

Tak hanya itu, rasa sedih juga meliputi SBY di hari ulang tahunnya karena tak lagi di­temani sang istri, Ani Yud­hoyono. Ani meninggal dunia karena sakit kanker pada 1 Juni 2019. ”Ini adalah hari ulang tahun yang pertama, yang di tengah malam yang hening, tak ada yang meme­luk saya sambil membisikkan kata-kata yang indah ’selamat ulang tahun, Pepo, happy birthday, panjang usia, baha­gia dan sukses selalu’,” ucap ketum Partai Demokrat itu.

”Karena orang yang setiap tahun, seratus hari yang lalu sudah berpulang ke Rahma­tullah. Istri tercinta akan selalu di hati saya, menyatu dengan memori indah yang kami bangun selama 43 tahun bersama,” sambung SBY.

Selain itu, dalam pidatonya, SBY berharap pidato kon­templasinya itu dapat dija­dikan pertimbangan bagi Jokowi untuk mengambil kebijakan. ”Melalui mimbar kecil di Cikeas ini, saya me­nitipkan harapan kepada Bapak Presiden Jokowi be­serta jajaran pemerintahan yang beliau pimpin, agar kiranya materi kontemplasi yang saya sampaikan malam ini dapat melengkapi agenda, kebijakan dan langkah tinda­kan yang diambil negara dan pemerintahan mendatang,” kata SBY.

SBY meminta seluruh pihak mendukung pemerintahan Presiden Jokowi. ”Pemilihan umum baru selesai kita laku­kan. Rakyat telah memberikan mandatnya kepada kepemim­pinan yang baru. Dalam ka­pasitas saya selaku pribadi dan pemimpin Partai Demo­krat, saya mengajak saudara-saudara kami rakyat Indone­sia untuk memberikan kesem­patan dan dukungan kepada pemimpin dan pemerintahan yang baru agar sukses dalam mengemban amanah rakyat,” paparnya. (dtk/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *